Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI

Awal 2022, Simpanan Dana Masyarakat di Bank Turun Jadi Rp7.116 Triliun

Husen Miftahudin • 24 Februari 2022 08:28
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Januari 2022 tercatat sebesar Rp7.116,7 triliun atau tumbuh 11,9 persen (yoy). Angka pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 12,1 persen (yoy).
 
DPK atau simpanan adalah dana yang dipercayakan oleh masyarakat kepada bank berdasarkan perjanjian penyimpanan dana dalam bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan hal tersebut. Penurunan DPK tersebut terutama disebabkan oleh perlambatan giro dan simpanan berjangka.
 
"Berdasarkan golongan nasabah perlambatan giro dan simpanan berjangka terjadi pada golongan nasabah perorangan, sementara perlambatan simpanan berjangka terjadi pada golongan nasabah korporasi," ungkap Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, dalam Analisis Uang Beredar Posisi Januari 2022 dikutip dari laman resmi Bank Indonesia, Kamis, 24 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada Januari 2022, simpanan berjangka tumbuh 3,2 persen (yoy), melambat dari 3,8 persen (yoy) pada bulan sebelumnya, terutama pada bank yang berlokasi di Jawa Barat dan Banten. Sementara itu, giro tercatat tumbuh 25,4 persen (yoy), lebih rendah ketimbang bulan sebelumnya sebesar 27,0 persen (yoy), seiring perlambatan giro di DKI Jakarta dan Jawa Barat.
 
Di sisi lain, lanjutnya, tabungan mencatat peningkatan pertumbuhan, dari 11,7 persen (yoy) pada Desember 2021 menjadi 13,1 persen (yoy) pada bulan laporan, baik pada tabungan rupiah maupun valuta asing (valas).

Suku bunga simpanan dan pinjaman

Sementara itu, Bank Indonesia juga melaporkan bahwa suku bunga simpanan dan pinjaman mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Pada Januari 2022, rata-rata tertimbang suku bunga kredit tercatat sebesar 9,11 persen, turun lima basis poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
 
Demikian pula dengan rata-rata tertimbang suku bunga simpanan berjangka yang mengalami penurunan pada hampir seluruh jenis tenor. Suku bunga simpanan berjangka tenor satu bulan, tiga bulan, enam bulan, 12 bulan, dan 24 bulan menurun.
 
"Dari masing-masing 2,96 persen, 3,19 persen, 3,52 persen, 3,83 persen, dan 4,73 persen pada Desember 2021 menjadi 2,92 persen, 3,14 persen, 3,40 persen, 3,64 persen, dan 4,10 persen pada Januari 2022," pungkas Erwin.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif