Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan pagi ini
Pada pembukaan perdagangan Rabu pagi, Kamis, 6 Mei 2026, IHSG terpantau naik 29,23 poin atau 0,41 persen ke level 7.086,34. Penguatan juga terlihat pada Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan, naik 3,48 poin atau 0,51 persen ke posisi 685,06.
Kondisi ini mencerminkan optimisme investor yang mulai kembali ke pasar setelah sebelumnya sempat mengalami tekanan.
Sentimen global ikut mendorong
Penguatan IHSG turut didukung oleh sentimen positif dari pasar global, khususnya bursa saham Amerika Serikat.Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya, dengan Dow Jones Industrial Average naik 0,73 persen ke level 49.298,25. Sementara itu, S&P 500 menguat 0,81 persen ke 7.259,22, dan Nasdaq Composite naik 1,03 persen menjadi 25.326,12.
| Baca juga: IHSG Berbalik Menguat ke Level 7004 |
Rebound didukung data ekonomi positif
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil rebound dan menguat sebesar 1,22 persen ke level 7.057.Penguatan tersebut didorong oleh rilis data pertumbuhan ekonomi (GDP) Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada kuartal I, melampaui ekspektasi pasar sebesar 5,30 persen.
Capaian ini juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kuartal IV-2025 sebesar 5,39 persen, menandakan akselerasi ekonomi yang solid.
Tim riset BRI Danareksa Sekuritas menjelaskan, secara teknikal, IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, meski dalam ruang yang terbatas.
Secara teknikal, IHSG masih mempunyai potensi penguatan secara terbatas dengan range target resistance terdekat di level 7.100-7.160.
"Ditengah adanya euforia rilis data ekonomi yang diatas ekspetasi, saham-saham perbankan dan konglomerasi diproyeksi akan menjadi tulang punggung IHSG dalam waktu dekat," tuturnya dikutip pada Rabu, 6 Mei 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News