Ilustrasi pembiayaan berkelanjutan dalam agenda perubahan iklim - - Foto: Medcom
Ilustrasi pembiayaan berkelanjutan dalam agenda perubahan iklim - - Foto: Medcom

Ini Dukungan Lembaga Keuangan dalam Agenda Perubahan Iklim Indonesia

Eko Nordiansyah • 18 Februari 2022 13:24
Jakarta: Ketua Perhimpunan Bank Indonesia (Perbanas) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan bank dan lembaga keuangan berperan penting dalam mendukung agenda perubahan iklim pemerintah melalui mobilisasi sumber pembiayaan.
 
Apalagi Indonesia memiliki target penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen dengan kemampuan sendiri dan 41 persen dengan dukungan internasional pada 2030. Pada saat yang sama ruang untuk menerbitkan sustainable financing instrument di Indonesia juga masih lebar.

 
"Salah satu inisiatif penting adalah memobilisasi modal dengan menerbitkan sustainable financing instrument seperti green bondsustainability bond," katanya dalam Casual Talks: Scaling Up The Utilization of Sustainable Financial Instruments, Jumat, 18 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan data, total sustainable financing dan aset milik bank-bank di Indonesia mencapai USD55,9 miliar. Di sisi lain, global sustainability bond yang dikeluarkan oleh local issuers mencapai USD2,22 miliar, sementara domestic green bond issuance telah mencapai USD35,12 juta.
 
"Kami ingin melihat lebih banyak Environmental Social Governance (ESG) issuance dan instrumen di masa yang akan datang untuk menyelaraskan dan meningkatkan ESG and Sustainability Financing Asset di pasar Indonesia," ungkapnya.
 
Untuk mencapai target itu, ia menambahkan, lembaga keuangan perlu bekerja sama bersama pemerintah dan regulator. Pemerintah diminta menjembatani guideline dan insentif yang diperlukan untuk mendorong minat dan permintaan ESG Financing.
 
Sedangkan untuk regulator seperti Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga perlu membuat framework dan platform yang memadai untuk pasar keuangan agar bisa meningkatkan partisipasinya dalam ESG and Sustainability Financing Trading.
 
"Di sisi lain, industri dan lembaga keuangan termasuk bank perlu membangun dan mendorong kemampuan dan kapasitasnya dalam membuat dan menawarkan instrumen-instrumen ESG dan layanan untuk para potential demand," pungkas dia.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif