NEWSTICKER
Ilustrasi - - Foto: Medcom
Ilustrasi - - Foto: Medcom

Laba Semen Indonesia 2019 Terpangkas 22,31%

Ekonomi semen indonesia
Annisa ayu artanti • 18 Maret 2020 11:53
Jakarta: PT Semen Indonesia Tbk mencatat penurunan laba bersih sepanjang 2019 sebesar 22,31 persen. Capaian laba tersebut tertekan karena beban keuangan tahun lalu meningkat.
 
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi BEI, Rabu, 18 Maret 2020, perusahaan mencatat perolehan laba bersih 2019 sebesar Rp2,39 triliun. Jumlah itu menurun dari 2018 yang mencapai Rp3,07 triliun.
 
Penurunan perolehan laba tersebut disebabkan oleh kenaikan beberapa pos beban perusahaan. Perusahaan mencatat terjadi kenaikan pada beban penjualan sebesar 37,8 persen dari Rp2,37 triliun pada 2018 menjadi Rp3,08 triliun pada 2019. Lalu beban keuangan juga mengalami kenaikan 234,2 persen dari hanya Rp959,25 miliar menjadi Rp3,2 triliun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara dari segi pendapatan, perusahaan mampu meningkatkan pendapatan 31,55 persen, dari Rp30,68 triliun menjadi Rp40,36 triliun. Perusahaan merinci capaian pendapatan terbesar diperoleh dari penjualan semen sebesar Rp33,14 triliun, lalu penjualan beton jadi siap pakai sebesar Rp3,12 triliun, dan terak Rp3,08 triliun.
 
Lebih lanjut, naiknya pendapatan perusahaan dengan kode emiten SMGR tersebut juga mendorong kenaikan beban pokok pendapatan. Beban pokok pendapatan tercatat naik sebesar 29,48 persen dari 2018 menjadi Rp27,65 triliun pada 2019.
 
Per Desember 2019, jumlah aset Semen Indonesia sebesar Rp79,8 triliun yang terdiri dari liabilitas Rp43,91 triliun, ekuitas Rp33,89 triliun, dan dana syirkah sebesar Rp2 triliun.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif