Country Chair MDRT Indonesia Miliana Marten. Foto : Asuransi.
Country Chair MDRT Indonesia Miliana Marten. Foto : Asuransi.

Naik 12%, Agen Asuransi Anggota MDRT Capai 2.745 Orang

Ekonomi asuransi jasa keuangan asuransi jiwa
Husen Miftahudin • 24 September 2020 13:23
Jakarta: Jumlah anggota Million Dollar Round Table (MDRT) Indonesia mencapai 2.745 orang per Juli 2020. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 12 persen jika dibandingkan dengan raihan tahun sebelumnya yang berjumlah 2.459 orang.
 
"Dengan jumlah anggota MDRT tersebut, Indonesia tahun ini masuk dalam urutan ke delapan top member seluruh dunia," kata Country Chair MDRT Indonesia Miliana Marten dalam video telekonferensi pers di Jakarta, Kamis, 24 September 2020.
 
Adapun 10 besar negara dengan jumlah anggota MDRT terbesar dunia antara lain Hong Kong dengan 10.858 orang diikuti Tiongkok sebanyak 9.848 anggota dan Amerika Serikat 7.349 orang. Kemudian Jepang dengan 7.158 anggota, Taiwan 6.286 anggota, Vietnam 3.051 orang, Thailand 2.803 orang, Indonesia 2.745 orang, Korea Selatan 2.513 anggota, dan India 2.494 anggota.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk 2021 kami menargetkan jumlah anggota MDRT Indonesia dapat mencapai lebih dari 3.500 member," ungkap Miliana.
 
Menurut Miliana, dengan meningkatnya jumlah agen MDRT di Indonesia, maka akan semakin banyak agen-agen asuransi bertaraf internasional. Sehingga akan meningkatkan kualitas agen asuransi di Indonesia. Dengan meningkatnya kualitas agen asuransi, maka nasabah pun akan mendapatkan pelayanan yang profesional sesuai code of ethics.

 

"Jadi tantangan kami adalah meningkatkan jumlah anggota MDRT dan menularkan spirit MDRT agar semakin banyak agen-agen asuransi yang berpredikat MDRT, sehingga nasabah dapat terlayani dengan baik," harap dia.
 
Miliana mengakui bahwa masyarakat Indonesia saat ini sudah semakin sadar akan pentingnya asuransi. Nasabah kini mencari agen yang berkualitas dan mampu memberikan proteksi dan solusi keuangan bagi nasabahnya.
 
"Hal itu justru menjadi tantangan kami untuk terus meningkatkan jumlah member MDRT dan kapasitasnya," jelas Miliana.
 
Apalagi dengan munculnya fintech dan digitalisasi di sektor asuransi jiwa, sebutnya, justru mendukung perkembangan asuransi jiwa karena memudahkan dalam bertransaksi, edukasi, dan lain sebagainya.
 
"Dengan teknologi, akan semakin banyak orang-orang yang melek asuransi. Karena teknologi-teknologi baru ini sangat mendukung industri asuransi tentunya, dan industri asuransi juga bergerak di bidang finansial," tutup Miliana.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif