Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI

BNI Syariah Bidik Rp75 Miliar dari Sukuk Tabungan ST007

Ekonomi sukuk bni syariah
Angga Bratadharma • 14 November 2020 11:33
Jakarta: BNI Syariah berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mengembangkan pasar keuangan syariah sebagai mitra distribusi Green Sukuk Ritel–Sukuk Tabungan seri ST007. Instrumen investasi Sukuk Tabungan ST007 merupakan pembiayaan inovatif dan berkelanjutan karena berkontribusi dalam mengatasi perubahan iklim.
 
Deputy General Manager Retail Fund Division BNI Syariah Irvan Satya menjelaskan BNI Syariah secara resmi telah ditunjuk oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai salah satu mitra distribusi penjualan Sukuk Tabungan ST007. Menurutnya Sukuk Tabungan ST007 mempunyai kelebihan dan daya tarik.
 
"Yaitu imbalannya yang bersifat mengambang," kata Irvan Satya, dalam keterangan resminya, Sabtu, 14 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


BNI Syariah menargetkan penjualan Sukuk Tabungan ST007 Rp75 miliar. Untuk mencapai target penjualan BNI Syariah mempunyai strategi pemasaran melalui media publikasi online seperti penyediaan influencer, digital marketing, digital flyer/poster, video edukasi hingga media publikasi lainnya seperti website maupun media luar ruang lainnya.
 
Kepala Sub Direktorat Analisis Keuangan dan Pasar SBSN Kementerian Keuangan M Naufal Aminuddin menambahkan penjualan Sukuk Tabungan ST007 merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan alternatif investasi investor domestik terutama individu.
 
Selain sebagai instrumen investasi, Sukuk Tabungan ST007 juga sebagai sarana partisipasi mendukung pembangunan nasional dan pelestarian lingkungan. "Sukuk Tabungan ST007 aman dan terjangkau serta memberikan alternatif investasi menguntungkan untuk masyarakat," kata M Naufal Aminuddin.
 
Seluruh dana penerbitan Green Sukuk ini digunakan mendanai eligible green projects atau proyek ramah lingkungan senilai maksimum Rp3,5 triliun. Sektor yang dibiayai di antaranya terkait transportasi berkelanjutan dan sektor yang berdaya tahan terhadap perubahan iklim.
 
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak DIY Dionysius Lucas Hendrawan mengatakan melalui Sukuk Tabungan ST007 pemerintah memberikan kesempatan kepada individu untuk berpartisipasi dalam pembangunan. "Diharapkan produk investasi Sukuk Tabungan ST007 tersosialisasikan dengan baik dan bisa menarik investasi secara optimal," kata Dionysius.
 
Imbalan/kupon Sukuk Tabungan ST007 bersifat mengambang. Artinya besaran imbalan akan disesuaikan mengikuti perubahan tingkat imbalan acuan yaitu BI 7-Day (Reverse) Repo Rate. Apabila tingkat imbalan acuan naik maka tingkat imbalan sukuk tabungan juga akan mengalami kenaikan.
 
Jika tingkat imbalan acuan turun maka imbal hasil ST007 akan tetap 5,5 persen. Tingkat imbalan akan disesuaikan setiap tiga bulan pada tanggal penyesuaian imbalan sampai dengan jatuh tempo.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif