Mata uang kripto. Foto ; AFP.
Mata uang kripto. Foto ; AFP.

Waduh! Sejumlah Aset Kripto 'Memerah' di Jumat Pagi

Ekonomi Bitcoin Bursa Kripto Mata Uang Kripto
Husen Miftahudin • 24 September 2021 12:40
Jakarta: Sejumlah aset kripto mengalami pelemahan pada perdagangan Jumat pagi, 24 September 2021. Kapitalisasi pasar aset kripto secara global sebesar Rp28.298,65 triliun atau naik 0,68 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.
 
Mengutip coinmarketcap.com, sejumlah aset kripto seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Tether (USDT), Binance Coin (BNB), hingga Dogecoin (DOGE) mengalami pelemahan selama 24 jam terakhir.
 
Bitcoin, turun 0,44 persen selama 24 jam terakhir dan ambles 8,82 persen dalam sepekan terakhir, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp11.913,99 triliun. Adapun volume perdagangannya dalam 24 jam terakhir sebesar 747.487 BTC senilai Rp473,08 triliun. Harga jual per satu keping koin BTC saat ini sebesar Rp630,85 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ethereum turun lebih banyak sebesar 2,02 persen selama 24 jam terakhir dan merosot hingga 14,84 persen dalam sepekan terakhir, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp5.187,04 triliun. Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir sebanyak 5,76 juta ETH senilai Rp254,08 triliun. Harga jual per satu keping koin ETH saat ini sebesar Rp43,8 juta.
 
Tether pun demikian dengan penurunan sebanyak 0,74 persen selama 24 jam terakhir dan minus 1,40 persen dalam sepekan terakhir, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp977,63 triliun. Adapun volume perdagangannya dalam 24 jam terakhir sebesar 67,91 miliar USDT senilai Rp46,56 triliun dengan harga jual per satu keping koinnya sebesar Rp14.256.
 
Sementara Binance Coin turun 2,10 persen selama perdagangan 24 jam terakhir dan jeblok 12,32 persen dalam sepekan terakhir, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp903,09 triliun. Volume perdagangannya dalam 24 jam terakhir sebesar 3,90 juta BNB senilai Rp20,96 triliun. Adapun harga jual per satu keping koin BNB sebesar Rp5,33 juta.
 
Dogecoin turun 1,88 persen selama perdagangan 24 jam terakhir dan minus 13,53 persen dalam sepekan terakhir, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp418,25 triliun. Adapun volume perdagangannya dalam 24 jam terakhir sebanyak 5,34 miliar DOGE senilai Rp17,02 triliun dengan harga jual per satu keping koin saat ini sebesar Rp3.169.
 
Meskipun demikian, ada juga sejumlah aset yang mengalami penguatan. Top gainers dipimpin Gravitoken (GRV) dengan kenaikan hingga 355 persen dalam 24 jam terakhir dengan volume mencapai Rp42,26 miliar. Adapun harga jual per satu keping koin GRV saat ini sebesar Rp55.832.
 
Kemudian diikuti BlackPearl Token (BPLC) yang mengalami kenaikan sebanyak 297 persen dalam 24 jam terakhir dengan volume mencapai Rp54,66 miliar. Harga jual per satu keping koin BPLC saat ini sebesar Rp11,40.
 
Posisi ketiga ada Bonus Cake yang naik hingga 288 persen dalam 24 jam terakhir dengan volume sebesar Rp15,05 miliar. Adapun harga jual per satu keping koin BPLC saat ini sebesar Rp0,16.
 
Sebelumnya, CEO Indodax Oscar Darmawan menekankan bahwa penurunan harga sejumlah aset kripto merupakan hal yang wajar terjadi. Dalam situasi dan kondisi seperti ini, ia meminta agar investor dan masyarakat tidak beranggapan negatif bahwa ini merupakan akhir dari tren aset kripto.
 
"Pada dasarnya, naik turunnya harga aset kripto didasari oleh hukum permintaan penawaran dan tren beritanya, apakah lagi positif ataupun negatif. Namun saya rasa penurunan ini masih dalam batas wajar mengingat Bitcoin masih berpotensi meningkat lagi," tuturnya.
 
Menurut dia, penurunan aset kripto ini justru bisa dimanfaatkan investor untuk membeli dengan 'harga diskon'. Karena pada dasarnya, investasi yang baik adalah membeli sesuatu di saat harga murah, dan menjualnya di saat harga mahal..
 
"Mumpung Bitcoin sedang 'murah', sebenarnya para investor bisa memanfaatkan momentum ini. Setelah membeli, lalu disimpan, dan dijual saat harga naik atau kembali menembus level tertingginya seperti beberapa bulan lalu saat Bitcoin sempat menembus all time high-nya di USD60 ribu. Momen beberapa hari terakhir ini juga bisa kita pergunakan untuk meningkatkan portofolio kitas," ucap Oscar.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif