Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Intip Jurus Mengembangkan Digital Banking di 2022

Ade Hapsari Lestarini • 16 Desember 2021 22:54
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mengembangkan digital banking untuk membangun digital ekosistem perumahan atau digital mortgage ecosystem dalam proses bisnisnya. Hal ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam bertransaksi secara digital.
 
Untuk pengembangan layanan digital tersebut, BTN menggunakan sejumlah strategi, di antaranya menggandeng platform jual beli berbasis teknologi, penambahan fitur anyar pada aplikasi mobile banking, hingga membangun aplikasi baru.

Digital mortgage ecosystem

Wakil Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, salah satu strategi BTN lainnya terkait penyaluran KPR dalam membangun digital mortgage ecosystem adalah dengan bermitra dengan penyedia platfom jual beli rumah berbasis teknologi. Dalam hal ini BTN diawali bermitra dengan Pinhome. Selain itu BTN juga aktif mengembangkan mobile banking dan aplikasi BTN Properti dan Smart Residence.
 
"BTN memang sudah memiliki BTN Properti sebagai platform jual beli rumah, pemasaran dan pengajuan KPR online, namun melalui kerja sama platform properti digital lain diyakini akan terus memberikan peningkatan layanan dalam berbagai hal seperti halnya pengajuan KPR, update stok properti, prekualifikasi KPR, serta layanan pendukung seperti jasa rumah tangga yang dibutuhkan oleh pemilik properti," ujar Nixon, Kamis, 16 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nixon berharap dengan menggandeng pihak ketiga dapat meningkatkan penyaluran KPR BTN, layanan operasional, dan memperluas akses pengajuan KPR online, serta menambah kanal penjualan properti bagi developer yang bermitra.
 
Pada kesempatan yang sama, Direktur Operation, IT and Digital Banking BTN Andi Nirwoto menuturkan, seiring dengan kebutuhan masyarakat akan kemudahan bertransaksi secara digital,  BTN terus melahirkan inovasi dan solusi digital baru guna memanjakan para nasabah dan calon debiturnya. Salah satunya dengan pengembangan BTN Properti yang pengunjungnya mencapai 5,3 juta hingga 30 September 2021.
 
"BTN properti saat ini didukung lebih dari 3.300 developer dengan jumlah unit yang terdaftar melampaui 750 ribu unit dan raihan KPR mencapai Rp750 miliar," paparnya.
 
Dia mengungkapkan, pengembangan digital mortgage ecosystem BTN tidak berhenti diaplikasi BTN Properti, namun terus berlanjut pada aplikasi lainya, yaitu BTN Smart Residence yang diluncurkan bersamaan dengan HUT KPR ke-45. Aplikasi tersebut menyasar pengelola residensi (perumahan atau apartemen) dan penghuni rumah.

Peningkatan DPK

Andi menambahkan, dengan adanya Smart Residence, BTN dapat meningkatkan fee based income dari transaksi yang terjadi lewat aplikasi dan peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK). Terkait DPK, perseroan yang berkomitmen meningkatkan low cost funding sudah mempersiapkan fitur baru yang pembukaan rekening secara online.
 
Layanan pembukaan rekening online tersebut, kata Andi, akan terintegrasi baik melalui website ataupun aplikasi BTN mobile banking super apps. Pembukaan rekening baru tersebut dapat dilakukan dengan tiga langkah mudah dan cepat yakni akses menu online onboarding, isi data, dan kartu identitas serta verifikasi. "Semester pertama 2022, kami harapkan fitur ini sudah siap digunakan," kata Andi.
 
Dia menjelaskan, pihaknya sedang meracik fitur enhancement online onboarding loan, yakni calon debitur dapat mengajukan KPR dengan berbagai solusi digital tanpa harus mengunjungi jaringan kantor BTN. "Seluruh langkah ini akan melengkapi ekosistem digital perumahan, sebuah ekosistem dapat memberikan informasi yang relevan bagi pengembang maupun masyarakat, mulai dari ketersediaan hunian untuk dibeli, dijual, tren harga, kebijakan terkait properti, hingga memberikan pelayanan bagi pemiliki rumah dalam kesehariannya," tutup Andi.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif