Bank Indonesia. Foto : MI/Usman Iskandar.
Bank Indonesia. Foto : MI/Usman Iskandar.

BI: Simpanan Dana Masyarakat di Bank Capai Rp7.110 Triliun

Husen Miftahudin • 24 Maret 2022 11:08
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Februari 2022 tercatat sebesar Rp7.110,7 triliun atau tumbuh 10,9 persen (yoy). Angka pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 11,7 persen (yoy).
 
Dana Pihak Ketiga atau simpanan merupakan dana yang dipercayakan masyarakat kepada bank berdasarkan perjanjian penyimpanan dana dalam bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan, dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan hal tersebut.
 
"Perkembangan DPK tersebut terutama disebabkan oleh perlambatan giro dan simpanan berjangka. Berdasarkan golongan nasabah perlambatan giro terjadi pada golongan nasabah korporasi, sementara perlambatan simpanan berjangka terjadi pada golongan nasabah perorangan," ungkap Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam Analisis Uang Beredar Posisi Februari 2022 dikutip dari laman resmi Bank Indonesia, Kamis, 24 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada Februari 2022, simpanan berjangka tumbuh sebesar 2,4 persen (yoy), melambat dari 3,1 persen (yoy) pada bulan sebelumnya, terutama pada bank yang berlokasi di DKI Jakarta dan Jawa Timur. Sementara itu, giro tercatat tumbuh 22,2 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 25,4 persen (yoy), terutama di DKI Jakarta dan Sumatra Utara.
 
"Di sisi lain, pertumbuhan tabungan meningkat dari 12,6 persen (yoy) pada Januari 2022 menjadi 13,3 persen (yoy) pada bulan laporan, baik pada tabungan rupiah maupun valas (valuta asing)," urai Erwin.
 
Bank Indonesia juga melaporkan bahwa suku bunga simpanan dan pinjaman pada Februari 2022 menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Februari 2022, rata-rata tertimbang suku bunga kredit tercatat sebesar 9,11 persen atau turun dua basis poin dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 9,13 persen.
 
Demikian pula, rata-rata tertimbang suku bunga simpanan berjangka yang mengalami penurunan pada seluruh jenis tenor. Suku bunga simpanan berjangka tenor satu bulan, tiga bulan, enam bulan, dan 12 bulan tercatat menurun dari masing-masing 2,92 persen, 3,14 persen, 3,40 persen, dan 3,64 persen, pada Januari 2022 menjadi 2,84 persen, 3,05 persen, 3,29 persen, dan 3,55 persen, pada bulan laporan.
 
"Sementara itu, suku bunga 24 bulan tercatat stabil sebesar 4,10 persen pada Februari 2022," pungkas Erwin.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif