Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto: dok Bank Indonesia.
Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto: dok Bank Indonesia.

Bos BI Sebut Jumlah Investor Ritel Pasar Modal Masih Kecil, hanya 4%!

Antara • 13 Agustus 2022 14:00
Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan jumlah investor ritel pasar modal Indonesia masih terlalu kecil dibandingkan potensinya, yakni hanya empat persen.
 
"Angka tersebut terlalu kecil apalagi dibanding dengan negara-negara lain," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam acara LIKE IT: Sustain Habit in Investing, Invest in Sustainable Instruments, dikutip Sabtu, 13 Agustus 2022.
 
Meski begitu ia tak menampik memang terdapat kenaikan yang luar biasa pada jumlah investor ritel pasar modal di Tanah Air. Pada 2019 jumlah investor ritel pasar modal tidak lebih dari 2,5 juta orang.
 
Kemudian angka tersebut meningkat pada 2021 menjadi tidak lebih dari lima juta orang, yang selanjutnya semakin meningkat menjadi 9,1 juta investor ritel di pasar modal pada Juni 2022.
 
Baca juga: Rasio Kapitalisasi Pasar Modal 48%, Sri Mulyani: Ukuran Keuangan RI Masih Tertinggal!

 
Oleh karena itu, Perry Warjiyo menegaskan pihaknya bersama-sama dengan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam Forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengajak seluruh pihak agar terus mengembangkan pasar keuangan Indonesia.
 
"Mari kita terus kembangkan jumlah dan nilai investor, khususnya investor ritel, untuk pembiayaan pembangunan bagi perekonomian nasional menuju Indonesia maju," ujar Gubernur BI.
 
Ia menilai peran investor sangat diperlukan untuk pembiayaan pembangunan karena negara membutuhkan biaya untuk membangun jalan tol, bandara, maupun pembangunan lainnya.
 
Dengan demikian, lanjut Perry Warjiyo, investor bisa menjadi pahlawan untuk memajukan ekonomi, bangsa, dan negara, hanya dengan berinvestasi.
 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif