Ilustrasi Maybank Indonesia - - Foto: dok MI
Ilustrasi Maybank Indonesia - - Foto: dok MI

Dana Nasabah Raib, YLKI: Indikasi Pengawasan OJK Tidak Efektif

Ekonomi OJK Perbankan Maybank Indonesia
Annisa ayu artanti • 11 November 2020 10:50
Jakarta: Raibnya saldo nasabah lebih dari Rp22 miliar di PT Bank Maybank Indonesia Tbk mengindikasikan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak efektif.
 
Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan kasus ini menjadi preseden buruk dan dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan.
 
"Kejadian seperti ini menunjukkan pengawasan OJK terhadap industri keuangan tidak efektif, lemah, bahkan gagal dan oleh karena itu perlu dievaluasi," katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 11 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


YLKI juga menyoroti manajemen Maybank yang ditengarai gagal dalam pengawasan kinerja dan performa pejabat di bawahnya. Terhadap kasus ini, YLKI meminta OJK secepatnya melakukan mediasi untuk kasus tersebut. Mediasi dapat dilakukan paralel dengan aspek pidana yang ditangani oleh Mabes Polri.
 
"Mediasi sangat diperlukan untuk menjamin dan memastikan hak-hak keperdataan konsumen sebagai nasabah Maybank," jelas dia.
 
Sementara konsumen berhak mendapatkan penyelesaian sengketa secara patut dan adil. Hal ini sebagaimana dijamin oleh UU Perlindungan Konsumen, dan UU sektoral lainnya.
 
"OJK seharusnya 'gercep' (gerak cepat), untuk menyelesaikan kasus ini," ucapnya.
 
Kemudian Mabes Polri diminta untuk mempercepat proses penyidikan, guna membongkar kasus tersebut.Termasuk tanggung jawab korporasi Maybank pada nasabahnya. Ia berharap kasus ini tidak dilokalisir sebagai kasus individual (oknum) perbankan belaka.

 
"Hal ini harus dilihat sebagai kasus yang sistemik dan komprehensif, terkait masih rentannya keandalan perlindungan sistem perbankan di Indonesia, untuk melindungi konsumen sebagai nasabah bank," pungkasnya.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif