Ilustrasi. Foto: Antara/Aprilio Akbar
Ilustrasi. Foto: Antara/Aprilio Akbar

Banyak Jatuh Tempo, SMF Siap Penuhi Kewajiban Obligasi

Ekonomi obligasi
Annisa ayu artanti • 13 Juli 2020 15:36
Jakarta: PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menyatakan kesiapannya untuk memenuhi kewajiban membayar pokok obligasi beserta bunganya tepat waktu.
 
Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan demikian karena komitmen SMF yang tercermin dalam peringkat dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Tercatat, SMF memiliki peringkat idAAA untuk korporasi maupun obligasi SMF.
 
"Peringkat tersebut merupakan peringkat tertinggi, yang menandakan kemampuan SMF untuk membayar kewajiban tepat waktu yang sangat kuat, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi para investor," kata Ananta dalam keterangan tertulisnya, Senin, 13 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut Ananta menegaskan bahwa peringkat tersebut mencerminkan profil permodalan yang sangat kuat, dengan didukung oleh kualitas aset yang sangat baik serta tingkat dukungan yang sangat kuat dari pemerintah. Khususnya terkait regulasi yang akan berdampak pada operasional SMF serta perannya dalam mendukung percepatan pencapaian Program Satu Juta Rumah.
 
Adapun dalam waktu dekat ini SMF akan membayar sejumlah pokok serta bunga obligasi yang akan jatuh tempo. Ananta menyebutkan di antaranya adalah nilai total pokok dan bunga obligasi tersebut mencapai Rp539 miliar yang mencakup Obligasi Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2019 Seri A dengan nilai pokok Rp428 miliar dan bunga sebesar Rp8,91 miliar. Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada 14 Juli 2020.
 
Selain itu, SMF juga akan melunasi pokok dan bagi hasil Sukuk Mudharabah I Tahap I Tahun 2019 akan jatuh tempo. Adapun pokok Sukuk tersebut sebesar Rp100 miliar dengan bagi hasil sebesar Rp2,08 miliar.
 
Namun demikian, Ananta bersyukur bahwa hingga saat ini SMF dapat memenuhi komitmennya dalam memenuhi kewajiban pembayaran pokok obligasi beserta bunganya.
 
Ia menjelaskan SMF pun telah menyediakan dana pembayaran yang siap dikeluarkan tepat pada waktunya. SMF telah aktif menerbitkan surat utang sejak 2009.
 
Hingga akhir 2019 SMF sudah menerbitkan 40 kali surat utang termasuk Surat Berharga Komersial dengan total nilai penerbitan mencapai Rp34,054 triliun yang terdiri dari 29 kali penerbitan obligasi dengan nilai Rp30,10 triliun, 10 penerbitan Medium Term Note (MTN) dengan nilai Rp3,83 triliun dan satu kali penerbitan Surat Berharga Komersial sebesar Rp120 miliar.
 
"Penerbitan obligasi merupakan upaya dari SMF dalam memenuhi perannya sebagai penyedia likuiditas jangka panjang bagi penyalur KPR. Hal tersebut merupakan bentuk dukungan SMF untuk ketersediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia," ungkap Ananta.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif