Direktur Utama Indo Premier Sekuritas Moleonoto The. FOTO: Indo Premier Sekuritas
Direktur Utama Indo Premier Sekuritas Moleonoto The. FOTO: Indo Premier Sekuritas

Cerahnya Prospek Ekonomi Digital Beri Dampak Positif ke Investor

Angga Bratadharma • 16 Maret 2022 12:55
Jakarta: PT Indo Premier Sekuritas memandang ekonomi digital akan terus tumbuh di masa-masa mendatang dan memberi dampak positif bagi perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. Bahkan, mereka yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga akan merasakan dampak positifnya.
 
"Prospek ekonomi digital yang masih cerah membentuk ekspektasi positif (bagi perusahaan teknologi yang melantai di BEI) di kalangan investor," kata Direktur Utama Indo Premier Sekuritas Moleonoto The, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 16 Maret 2022.
 
Lebih lanjut, ia menyambut positif ditunjuknya Indo Premier sebagai official broker dalam Program Saham Gotong Royong yang merupakan program eksklusif bagi para pemangku kepentingan utama di GoTo. Langkah tersebut diharap berdampak positif terhadap pertumbuhan industri pasar modal di masa mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun program itu ditujukan mulai dari pelanggan Gojek, konsumen Tokopedia, dan mitra usaha yang terdiri dari pedagang Gojek dan GoTo Financial serta penjual Tokopedia untuk dapat membeli saham GoTo melalui alokasi jatah pasti dalam proses penawaran umum perdana.
 
"Kami melihat program ini sangat positif bagi pertumbuhan pasar modal Indonesia karena akan meningkatkan keterlibatan investor ritel di pasar modal. Kami telah melakukan pengembangan sistem yang dibutuhkan dan siap mendukung GoTo untuk menyukseskan program ini," tegasnya.
 
Moleonoto The menambahkan pihaknya merasa bangga atas mandat kepercayaan yang diberikan GoTo untuk menjadi penjamin pelaksana emisi efek, mengingat IPO unicorn ini telah digadang-gadang bakal menjadi benchmark dan kiblat perusahaan teknologi lainnya untuk ikut melantai di bursa menjadi perusahaan publik.
 
Dirinya meyakini saham GoTo diburu investor institusi maupun ritel mengingat prospek ekonomi digital yang sangat cerah sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang akan naik signifikan dan dengan pengembangan serta inovasi bisnis yang akan dilakukan GoTo di masa mendatang.

 
"Ekonomi digital yang pada 2021 diperkirakan mencapai USD70 miliar diprediksi akan terus tumbuh secara CAGR 20 persen hingga 2025 menjadi USD146 miliar," jelasnya.
 
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate meyakini Digital Economy Working Group (DEWG) G20 bakal menentukan arah ekonomi digital di dunia. Dalam konteks ini, Indonesia bakal memanfaatkan momen itu dengan maksimal.
 
"Dalam memantapkan posisi strategis menavigasikan arah perkembangan lanskap perekonomian digital dunia," kata Johnny.
 
Johnny meyakini ekonomi digital di Indonesia bakal terdongkrak jika bisa memanfaatkan momen DEWG G20 dengan maksimal. Keyakinan itu timbul karena perekonomian digital di Indonesia sedang meningkat dalam dua tahun terakhir ini. DEWG G20 bakal berlangsung pada Maret 2022 sampai September 2022.
 
Dirinya memastikan Indonesia bakal membawa banyak isu ekonomi digital dalam diskusi tingkat dunia itu. "Kementerian Kominfo selaku pengampu DEWG juga telah dan akan terus melakukan streamlining isu digital lintas Working Groups dan Engagement Groups untuk menghadirkan kolaborasi dan kerja sama sinergis lintas sektor untuk isu digital," pungkas Johnny.

 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif