Direktur IT & Digital BTN Andi Nirwoto. Foto: dok BTN.
Direktur IT & Digital BTN Andi Nirwoto. Foto: dok BTN.

BTN Dorong Digital Banking via e-Mitra Operation

Ekonomi Perbankan BTN digital marketing Kredit Perbankan
Ade Hapsari Lestarini • 17 April 2022 16:02
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mendorong berkembangnya digital banking guna membangun digital mortgage ecosystem dalam proses pembiayaan perumahan. Untuk mendukung hal tersebut, BTN menghadirkan website e-Mitra Operations yang bisa diakses melalui emitra.btn.co.id.
 
Direktur IT & Digital BTN Andi Nirwoto mengatakan, laman e-Mitra Operation untuk mendukung proses standarisasi pemrosesan kerja sama dengan mitra rekanan, mulai dari persyaratan, prosedur registrasi, hingga pembinaan dalam pelaksanaan kerja sama. Adapun mitra BTN yang bisa memanfaatkan e-Mitra Operation yakni rekanan penunjang perkreditan/pembiayaan yang jumlahnya sekitar 4.500 mitra.
 
Jumlah mitra yang cukup banyak tersebut terdiri dari Notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), Kantor Akuntan Publik (KAP), Konsultan Pengawas, Perusahaan Asuransi dan Balai Lelang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Adanya website e-Mitra Operation ini adalah bentuk keseriusan perseroan untuk membuat ekosistem digital perumahan yang ditujukan agar masyarakat menjadi mudah dalam akses kepemilikan perumahan," ujar Andi dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 17 April 2022.
 
Andi mengungkapkan, ada lima tujuan e-Mitra Operations diluncurkan. Pertama untuk standarisasi yang akan memberikan kejelasan prosedur, tugas, wewenang, maupun peran masing-masing pihak yang terlibat dalam setiap proses kesepakatan perjanjian kerja sama. Kedua, mendorong transparansi dalam melakukan review terhadap mitra rekanan dalam kerja sama yang sehat dan mandiri.
 
Ketiga, dapat memudahkan dalam monitoring dan review kinerja masing-masing pihak secara langsung dan berkelanjutan. Keempat, dapat melakukan sentralisasi, dengan seluruh proses registrasi, review, monitoring dan pembinaan mitra rekanan dilakukan secara terpusat. Kelima, dapat memudahkan mitra rekanan dalam melakukan pelaporan terhadap hasil pekerjaannya.
 
Menurut Andi, salah satu faktor terbentuknya kualitas kredit yang baik adalah proses bisnis didukung oleh rekanan yang baik dan berkualitas. Diharapkan dengan adanya e-Mitra Operations komunikasi antara pihak Bank dan mitra rekanan menjadi lebih baik karena keseluruhan prosesnya dilakukan secara digital dan tersistem.
 
"Notaris/PPAT dan KJPP dengan adanya e-Mitra Operations, proses registrasi dapat dengan mudah dilakukan secara digital serta dapat diakses dimanapun dan kapanpun," tegasnya.
 
Selain itu, lanjut dia, terciptanya kanal komunikasi dengan bank yang selalu terbuka sehingga dapat langsung menerima notifikasi order pekerjaan ataupun notifikasi mengenai monitoring kinerja yang berdampak kepada lancarnya aktivitas pekerjaan Notaris/PPAT dan KJPP.
 
"Sedangkan untuk calon debitur BTN akan mudah mendapatkan jasa Notaris dan KJPP yang telah memiliki klasifikasi sesuai ketentuan bank serta dengan profil lengkap mengenai informasi Notaris/PPAT dan KJPP," pungkasnya.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif