Pemegang polis WanaArtha Life (PP WAL) - - Foto: Istimewa
Pemegang polis WanaArtha Life (PP WAL) - - Foto: Istimewa

Nasabah WanaArtha Life Minta DPR Selesaikan Kasus PT AJAW

Ekonomi asuransi jiwa Jiwasraya WanaArtha Life
Nur Azizah • 28 Agustus 2020 17:04
Jakarta: Pemegang Polis WanaArtha Life (PP WAL) meminta DPR RI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelesaikan permasalahan gagal bayar PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (PT AJAW). Masalah ini muncul sejak Februari 2020 saat Sub Rekening Efek (SRE) disita oleh Kejaksaan Agung.

Pemegang Polis WanaArtha Afrida Ariestuti Siregar mengatakan Sub SRE dijadikan barang bukti dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Asuransi Jiwasraya. "Kami ingin menyampaikan bahwa investasi dalam bentuk premi yang tercantum dalam polis WanaArtha Life sejatinya adalah bersumber dari dana kelolaan nasabah," kata Wakil Pemegang Polis WanaArtha Afrida Ariestuti dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 28 Agustus 2020.
 
Afrida menjelaskan PP WAL telah diundang oleh Komisi XI DPR dalam rapat dengar pendapat bersama pemegang polis gagal bayar asuransi lain. Kendati begitu, ia belum mendapatkan informasi lebih lengkap.
 
"Kami butuh penjelasan lengkap dan komprehensif yang tidak diketahui publik akibat," terangnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Desy Widyantari, pemegang polis asal Bali tak menyangka WanaArtha Life bisa tersandung masalah serupa. Ia memercayakan investasinya lantaran WanaArtha Life sudah di bawah pengawasan OJK.
 
"Kami dikejutkan dengan adanya surat dari manajemen WanaArtha Life yang menyatakan bahwa Sub Rekening Efek yang didalamnya berisi seluruhnya atau sebagian dana premi kelolaan Pemegang Polis diblokir," ungkap dia.
 
Atas kasus tersebut, hampir seluruh pemegang polis tidak lagi mendapatkan hak-haknya. Akibatnya, para pemegang polis menempuh jalan pro-justicia maupun non-justicia.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif