Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI

Mirae Asset Sekuritas Genjot Penambahan Investor Pasar Modal di Surabaya

Angga Bratadharma • 04 November 2021 15:55
Jakarta: PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia mendirikan pusat kegiatan komunitas (community center) investasi pasar modal pertama di Surabaya. Pusat kegiatan tersebut dengan harapan dapat mengajak lebih banyak lagi masyarakat Surabaya dan Jawa Timur untuk berinvestasi di pasar modal secara sehat dan berkelanjutan.
 
CEO Mirae Asset Sekuritas Taye Yong Shim mengatakan jumlah nasabah perusahaan efek di Surabaya dan Jawa Timur diharapkan dapat meningkat seiring tumbuhnya optimisme terhadap iklim bisnis dan kegiatan ekonomi yang berangsur pulih di tengah perbaikan kondisi covid-19 nasional. Optimisme pelaku ekonomi juga tercermin dari penguatan di pasar saham domestik.
 
"Mirae Asset Sekuritas menilai jumlah investor ritel tumbuh pesat meskipun di tengah pandemi, dan dengan pertimbangan faktor positif tersebut maka kami meningkatkan kualitas kantor cabang kami di Surabaya, yang berarti turut meningkatkan kualitas layanan kami kepada nasabah," ujar Taye Shim, dalam konferensi pers virtual, Kamis, 4 November 2021.

Dia menilai keberadaan Office Education Surabaya tersebut dapat lebih meningkatkan beragam layanan edukasi, pendampingan, dan konsultasi investasi kepada investor pasar modal yang potensi pertumbuhannya masih besar di Kota Pahlawan dan di Jawa Timur.

Potensi besar

Potensi besar tersebut dinilai dapat terpacu oleh keberhasilan pemerintah kota dan provinsi yang mampu membuat Jawa Timur masuk ke dalam daftar 10 provinsi dengan pertumbuhan ekonomi terbesar se-Indonesia pada kuartal II-2021. Selain itu, Surabaya juga baru mengantongi penghargaan sebagai kota berwawasan lingkungan dan berkelanjutan se-ASEAN.
 
"Bersama, kita akan membuat kantor cabang baru ini sebagai community center bagi investor di Jawa Timur dan kedepannya dapat menjadi salah satu jantung pasar modalnya Indonesia," ucapnya.
 
Sebagai catatan, hingga saat ini Jawa Timur masih menjadi provinsi kedua dengan nilai transaksi saham terbesar dan menempati posisi ketiga jumlah investor saham terbesar secara nasional. Data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan nilai transaksi saham Jawa Timur mencapai Rp273,34 triliun sepanjang 2020, tertinggi kedua se-Indonesia.
 
Jumlah investor pasar saham Jawa Timur ada di posisi ketiga terbesar nasional yaitu dengan 221.329 akun rekening efek atau yang biasa disebut Single Investor Identification (SID) pada periode yang sama. Pembukaan kantor cabang tersebut bertujuan membuat komunitas investor perusahaan efek tersebut di Surabaya lebih nyaman bersosialisasi dengan sesama investor.
 
Sosialisasi lebih mungkin dilakukan terutama dengan lokasi baru yang lebih strategis yaitu di Bundaran Satelit, Surabaya Barat, serta memungkinkan lahirnya inisiatif dan dan kegiatan-kegiatan positif di antara komunitas investor.
 
"Kami harapkan community center ini juga dapat membentuk jaringan dengan perusahaan-perusahaan di sektor industri untuk mendapatkan pendanaan di pasar modal baik dari penerbitan efek utang maupun IPO saham seiring dengan pemulihan dan peningkatan aktivitas perekonomian," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan