Mata Uang Rupiah. Foto: MI.
Mata Uang Rupiah. Foto: MI.

Terpapar Kenaikan Indeks Dollar AS, Rupiah Melemah ke Rp18.027/USD

Arif Wicaksono • 19 Oktober 2026 08:51
Ringkasnya gini..
  • Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah pada perdagangan pagi ini, Senin, 19 Oktober 2026.
  • Berdasarkan data perdagangan pagi, rupiah berada di level Rp18.027,9 per dolar AS, melemah 42,3 poin atau 0,24%
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah pada perdagangan pagi ini, Senin, 19 Oktober 2026. 

Berdasarkan data perdagangan pagi, rupiah berada di level Rp18.027,9 per dolar AS, melemah 42,3 poin atau 0,24%. Pelemahan rupiah tersebut sejalan dengan penguatan Indeks Dolar AS (DXY) sebesar 0,06% ke posisi 101,658.
 
Penguatan indeks dolar menunjukkan dolar AS masih bergerak positif terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Pergerakan tersebut menjadi salah satu faktor yang dicermati pelaku pasar dalam memantau arah nilai tukar rupiah.

Sementara itu, harga emas dunia yang tercermin dari XAU/USD bergerak di zona hijau. Harga emas tercatat naik 0,12% ke level USD4.170,33 per troy ons.

Di pasar valuta asing, pergerakan sejumlah mata uang terhadap rupiah terpantau bervariasi. Euro berada di kisaran Rp20.276,0 dan cenderung stagnan.

Won Korea Selatan menguat 0,12% ke level Rp13,54. Mata uang tersebut juga tercatat berada di level tertinggi dalam 52 minggu terakhir. Sebaliknya, yuan China terkoreksi tipis 0,12% ke posisi Rp2.697,55, meskipun masih berada di level tertinggi dalam 52 minggu terakhir.

Tekanan juga terlihat pada sejumlah mata uang Asia lainnya. Ringgit Malaysia melemah 0,09% ke level Rp4.420,55, sedangkan baht Thailand turun 0,17% ke posisi Rp538,93. Yen Jepang turut melemah 0,19% ke level Rp114,08.

Pelaku pasar akan terus mencermati perkembangan ekonomi global, arah pergerakan dolar AS, serta berbagai sentimen yang memengaruhi arus modal ke negara berkembang. Faktor-faktor tersebut berpotensi memicu volatilitas nilai tukar sepanjang perdagangan hari ini.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan