Porfolio hotel Polux. Foto: Istimewa.
Porfolio hotel Polux. Foto: Istimewa.

Pollux Gandeng Marriott, Bidik Pasar Hotel di Kota-Kota Indonesia

Arif Wicaksono • 15 Agustus 2026 19:14
Ringkasnya gini..
  • PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) memperkuat ekspansi bisnis hospitality di Indonesia lewat kerja sama strategis dengan Marriott International.
  • Pollux memiliki pemahaman yang kuat terhadap karakter pasar Indonesia, sementara Marriott membawa jaringan serta standar pelayanan internasional.
Jakarta: PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) memperkuat ekspansi bisnis hospitality di Indonesia lewat kerja sama strategis dengan Marriott International. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus menggabungkan kekuatan lokal Pollux dengan jaringan global Marriott.
 
Presiden Direktur PT Pollux Hotels Group Tbk Handojo K. Setyadi mengatakan, Pollux memiliki pemahaman yang kuat terhadap karakter pasar Indonesia, sementara Marriott membawa jaringan serta standar pelayanan internasional.
 
Baca juga: Laba Bersih Astra International Turun 19 Persen pada Semester I 2026, Bisnis Pertambangan Jadi Penekan Utama

“Kekuatan kami untuk market lokal dan pasar Indonesia, kami sangat menguasai.” kata dia dalam keteranganya. 
 
Menurut Handojo, kombinasi tersebut diharapkan membuat jaringan hotel Pollux mampu menjangkau kebutuhan wisatawan domestik hingga turis internasional.

“Ini yang kami sinergikan agar Pollux Hotel Group tentunya akan menjadi satu market hotel yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, baik dari lokal maupun internasional,” ujarnya.
 
Kerja sama ini juga menyentuh pengembangan sumber daya manusia (SDM). Pollux menilai tenaga kerja lokal menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan bisnis hotel di Indonesia.
 
“Sejak awal Pollux Hotel Group kami sangat concern dengan sumber daya manusia lokal. Itu yang kami betul-betul perhatikan karena kami kan tidak hanya mengelola hotel saja,” kata Handojo.
 
Dari sisi Marriott, Indonesia dinilai masih punya ruang pertumbuhan besar. Ekspansi tidak hanya menyasar Jakarta atau kota-kota besar, tetapi juga kota lapis kedua dan ketiga yang memiliki potensi pariwisata dan ekonomi.
 
Vice President Hotel Development Asia Pacific Marriott International Ivan Widarmana mengatakan jumlah hotel Marriott di Indonesia meningkat signifikan dalam lebih dari satu dekade terakhir.
 
“Pada 2013, waktu saya join di development team, itu posisi kita pada waktu itu 32 hotel, dan saat ini kita sudah 88 hotel,” ujar Ivan.
 
Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan semakin besarnya peluang pasar hospitality Indonesia.

Kejar konsumen sampai luar kota besar

Strategi perusahaan mengandeng Marriott bukan sekadar menambah jumlah hotel, tetapi memperluas akses konsumen terhadap jaringan dan ekosistem Marriott di berbagai daerah.
 
Salah satu daya tariknya adalah program loyalitas Marriott Bonvoy. Secara global, program tersebut telah memiliki sekitar 300 juta anggota, sementara anggota aktif di Indonesia mencapai sekitar 2,5 juta.
 
Ivan menilai semakin banyak hotel yang menggunakan jaringan Marriott di Indonesia, semakin besar pula nilai ekosistem tersebut bagi konsumen.
 
“Kalau semua di Indonesia akan ada hotel yang membawa Marriott, berarti mereka ke mana pun bisa memakai loyalty-nya. Nah, ini yang membuat kita semakin tertarik untuk berkembang di Indonesia,” katanya.
 
Marriott sendiri telah hadir di Indonesia sejak 1991. Selain mengandalkan jaringan global, perusahaan mempertahankan konsistensi layanan melalui standar operasional dan pusat pelatihan.
 
Bagi Pollux, kolaborasi ini menjadi peluang untuk naik kelas di industri hospitality dengan  menggabungkan pemahaman terhadap konsumen Indonesia dengan standar dan ekosistem hotel global.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan