Gedung BRI. FOTO: BRI
Gedung BRI. FOTO: BRI

BRI Siap Tingkatkan Dana Murah Demi Efisiensi Biaya Dana

Ekonomi Perbankan bri Dana Pihak Ketiga
Antara • 10 Mei 2022 11:30
Jakarta: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI mengeklaim secara konsisten mampu meningkatkan porsi dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) yang mendorong efisiensi biaya dana atau Cost of Fund (CoF) perseroan.
 
Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu menjelaskan, perseroan senantiasa meningkatkan porsi CASA sejak 2017. Pada periode kuartal I-2017 saja, porsi dana murah BRI sekitar 56,63 persen dengan nilai Rp397 triliun.
 
Kemudian per kuartal I-2022, porsi CASA BRI menembus 63,8 persen dengan nilai Rp713,2 triliun, sehingga CoF perseroan berhasil ditekan menjadi 1,7 persen pada periode tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hal ini membuktikan konsistensi BRI untuk mendorong kinerja ke depan. Secara berkelanjutan, kami akan terus meningkatkan dana murah sebagai sumber pendanaan agar dapat memperbaiki struktur pendanaan dan struktur biaya dana, sehingga menjadi lebih murah dan efisien,” kata Viviana, dikutip dari Antara, Selasa, 10 Mei 2022.
 
Peningkatan porsi CASA ini, katanya, merupakan bagian dari transformasi struktur liabilitas perseroan untuk mendukung bisnis yang berkelanjutan, yakni melalui transaction based product and services di segmen wholesale, serta penguatan fitur dan transaksi keuangan melalui Financial Super Apps BRImo.

Optimalisasi BRI

Selain itu, peningkatan dana murah tak terlepas dari optimalisasi BRI terhadap 130 juta nasabah perseroan yang dilakukan melalui penyediaan produk CASA BRI yang lengkap serta produk Giro. Untuk tabungan, BRI memiliki Tabungan BRI BritAma, Simpedes, dan Tabunganku.
 
Ke depan, Vivian menegaskan perseroan terus berupaya meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menciptakan kembali proses bisnis melalui Agen BRILink dan BRImo, hingga menyediakan platform pembayaran yang disesuaikan untuk menangkap potensi pertumbuhan baru melalui BRI Open API.
 
Ia optimistis BRI akan tetap mampu meningkatkan porsi CASA kedepannya, terlebih setelah bergabungnya PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) ke dalam BRI Group sejak September 2021 melalui Holding Ultra Mikro (UMi). Apalagi, PNM memiliki potensi 11,7 juta nasabah dan Pegadaian 15,8 juta nasabah, yang menjadi potensi besar untuk menabung.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif