Ilustrasi. Foto: dok MI/Pius Erlangga.
Ilustrasi. Foto: dok MI/Pius Erlangga.

Ombang-Ambing Proyeksi Ekonomi Global Bikin Rupiah Terjun Bebas

Ekonomi rupiah Kurs Rupiah The Fed Dolar AS Ekonomi Global Rusia-Ukraina Emmanuel Macron pandemi covid-19
Husen Miftahudin • 25 April 2022 19:01
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan awal pekan ini terjun bebas imbas ketidakpastian atas prospek pertumbuhan ekonomi global. Di samping itu, melempemnya mata uang Garuda tersebut terjadi karena tiga faktor.
 
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi membeberkan, faktor pertama yang membuat para pelaku pasar khawatir adalah terkait dengan apakah Amerika Serikat dan ekonomi global dapat menahan Federal Reserve yang semakin hawkish.
 
"Kemudian kekhawatiran tentang pertumbuhan Tiongkok karena penguncian untuk mencegah penyebaran covid-19 dan guncangan komoditas yang disebabkan oleh perang Rusia-Ukraina," ujar Ibrahim dalam analisis hariannya, Senin, 25 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, tambahnya, para pelaku pasar keuangan global juga mengaku khawatir terhadap kemenangan Emmanuel Macron atas Pemilihan Presiden Prancis. Macron menang melawan saingan sayap kanannya, Marine Le Pen.
 
Dengan 97 persen suara telah dihitung, Macron berada di jalur untuk mendapatkan 57,4 persen suara yang solid. Dalam pidato kemenangannya, dia mengakui banyak orang memilih dia hanya untuk mencegah Le Pen keluar, dan dia berjanji untuk mengatasi perasaan banyak orang Prancis standar hidup mereka merosot.
 
"Pasar khawatir kemenangan Le Pen, yang tidak diprediksi oleh jajak pendapat, akan menyebabkan perubahan ekonomi yang signifikan di ekonomi terbesar kedua di zona Eropa," tutur Ibrahim.
 
Selain itu, investor khawatir tentang prospek pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang memburuk karena langkah-langkah ketat pandemi covid-19 dan penguncian di seluruh negeri.
 
"Pada Senin, Beijing memulai tiga putaran pengujian covid-19 untuk semua penduduk distrik terbesarnya Chaoyang setelah lusinan kasus dilaporkan, mendorong orang untuk menimbun makanan karena kekhawatiran akan penguncian ketat yang pada akhirnya serupa dengan yang terjadi di pusat keuangan Shanghai," jelasnya.
 
Adapun mengutip data Bloomberg pada penutupan perdagangan awal pekan ini, nilai tukar rupiah terhadap USD terjun bebas ke level Rp14.453 per USD. Mata uang Garuda tersebut melemah sebanyak 92 poin atau setara 0,62 persen dari posisi Rp14.361 per USD pada penutupan perdagangan hari sebelumnya.
 
Data Yahoo Finance juga menunjukkan rupiah berada di zona merah pada posisi Rp14.455 per USD. Rupiah jeblok hingga 97 poin atau setara 0,67 persen dari Rp14.358 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya.
 
Sedangkan berdasar pada data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.452 per USD atau turun 91 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp14.361 per USD.
 
"Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.440 per USD hingga Rp14.480 per USD," pungkas Ibrahim.

 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif