Tips keuangan. Foto: MI.
Tips keuangan. Foto: MI.

Pengeluaran Melonjak, Ini Solusi agar Keuangan Tetap Sehat Pascaramadan

Ekonomi keuangan ramadan tips keuangan Dana Perencanaan Keuangan Ramadan 2022
Eko Nordiansyah • 26 April 2022 11:47
Jakarta: Ramadan dan hari Idulfitri merupakan momen yang paling ditunggu umat muslim seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia. Namun tidak dapat dipungkiri, momen ini juga identik dengan meningkatnya pengeluaran karena kebutuhan yang meningkat.
 
Berdasarkan survei Populix pada Maret 2022, pengeluaran konsumen Indonesia melonjak hingga 50 persen saat Ramadan. Sebanyak 43 persen responden memiliki pengeluaran berkisar 25 hingga 50 persen lebih besar saat Ramadan daripada anggaran bulanan biasanya.
 
Kemudian 27 persen lainnya memiliki 50 persen pengeluaran lebih besar, 19 persen responden mengatakan tidak memiliki perbedaan pengeluaran. Sementara 11 persen responden pengeluarannya saat Ramadan justru berkurang 25 persen dari biasanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


VP of Corporate Communications DANA Indonesia Putri Dianita mengatakan DANA bekerja sama dengan Emtrade memberikan trik jitu untuk para pengguna agar keuangan mereka tetap sehat pasca Ramadan melalui fitur Rapor DANA yang ada di aplikasi tersebut.
 
"Fitur ini dapat membantu mereka mengelola keuangan dengan aman, mudah, dan nyaman, khususnya di momen Ramadan dan Hari Raya untuk menjaga kondisi keuangan tetap stabil," kata dia dalam video conference dilansir Selasa, 26 April 2022.

Ada beberapa langkah yang dapat diikuti untuk menjaga keuangan agar tetap aman selama Ramadan:

  • Mengukur kembali profil keuangan. Pengguna diminta menjawab serangkaian pertanyaan untuk melihat status, pemahaman, dan kebiasaan pengelolaan keuangannya.
 
  • Menyusun portofolio sesuai cita-cita. Pengguna bisa merencanakan keuangan berikutnya dengan menentukan tujuan yang diinginkan. Caranya dengan memproyeksikan tujuan investasi, risiko aset, dan kebutuhan yang ditargetkan.
 
  • Menyusun struktur persentase portofolio investasi ke beberapa kelas aset. Ada tiga faktor penentu di antaranya horizon investasi, toleransi risiko, dan usia investor. Sebab, kesuksesan dalam proses investasi 90 persen ditentukan dari alokasi asetnya.
Financial Planning Coach Emtrade Aulia Akbar mengatakan ada dua hal yang mesti diperhatikan dalam menyusun portofolio investasi. Pertama, alokasi aset dari total dana investasi yang disebar ke beberapa kelas aset seperti saham, obligasi, emas, dan uang tunai.
 
"Sementara diversifikasi, yaitu kegiatan penyebaran dana ke satu kelas aset investasi, misalkan dari aset saham dia sebar di sektor perbankan, manufaktur, teknologi, dan lainnya, sementara di obligasi dia punya obligasi pemerintah tenor panjang dan pendek," ungkapnya.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif