Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani

Adhi Commuter Properti Bakal Terbitkan Surat Utang Rp500 Miliar

Ekonomi surat utang obligasi Adhi Commuter Properti
Husen Miftahudin • 15 April 2021 21:49
Jakarta: PT Adhi Commuter Properti (ADCP) berencana menerbitkan surat utang atau obligasi senilai Rp500 miliar dalam waktu dekat. Langkah anak perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) ini dilakukan guna menambah portofolio dan ekspansi usaha perseroan seiring dengan semakin mendominasinya properti di area Transit Oriented Development (TOD).
 
"Dana hasil penawaran umum obligasi I Adhi Commuter Properti tersebut akan dipakai untuk belanja menambah land bank dan pendanaan sejumlah proyek," ucap Direktur Utama Adhi Commuter Properti Rizkan Firman dalam keterangan resminya, Kamis, 15 April 2021.
 
Adapun PT Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan rating idBBB (Triple B) untuk obligasi yang akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut. PT Sucor Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi obligasi memperkirakan jadwal penawaran umum obligasi Adhi Commuter Properti yaitu pada 14 April 2021 untuk pemberian izin publikasi prospektus ringkas dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian pada 15-26 April 2021 proses bookbuilding dan pada 7 Mei 2021 mendapat pernyataan efektif dari OJK. Sementara penawaran umum dilaksanakan pada 11 dan 17 Mei 2021, 18 Mei 2021 penjatahan, 20 Mei 2021 distribusi obligasi, dan 21 Mei 2021 pencatatan obligasi di BEI.
 
Adhi Commuter Properti memiliki proyek yang tersebar di tujuh titik stasiun LRT Jabodetabek Fase 1. Saat ini ADCP menggarap 13 proyek yang tersebar di Jabodetabek dengan total unit mencapai 54.076 unit dan landbank sebanyak 140 hektare.
 
"Pembangunan hunian berorientasi TOD di kota Metropolitan Jakarta telah berkembang dan kawasan tersebut dan telah menjadi incaran warga Jakarta dan sekitarnya yang menginginkan tempat tinggal di kawasan TOD, karena akan memudahkan mereka beraktivitas terutama perjalanan menuju ke pusat kota," tuturnya.
 
Rizkan mengakui Adhi Commuter Properti mendapat dukungan modal yang kuat dari Grup ADHI yang telah memberikan modal disetor sebesar Rp1,135 triliun. Kemudian pada kuartal IV-2019 bertambah lagi menjadi total Rp2 triliun.
 
"Keunggulan kami yang lainnya adalah adanya kepastian pembangunan, sehingga serah terima akan tepat waktu. Selain itu, sebagai anak perusahaan ADHI Grup, lini bisnis kami terintegrasi erat dengan Competitive Advantage ADHI, yaitu pembangunan kereta api LRT," paparnya.
 
Hingga September 2020, Adhi Commuter Properti berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp699 miliar dengan EBITDA Rp103 miliar dan laba bersih Rp88,2 miliar, aset sebesar Rp4,7 triliun, dan ekuitas  sebanyak Rp2 triliun.
 
Seiring dengan mulai meredanya pandemi covid-19 di awal 2021, perseroan memperkirakan pasar akan kembali normal. Adhi Commuter Properti pun sudah mencanangkan proyeksi bisnis untuk lima tahun ke depan dengan pertumbuhan yang signifikan untuk segmen usaha high rise, landed housing, dan commercial area.
 
"Dalam lima tahun ke depan, Adhi Commuter Properti akan melakukan serah terima pada hampir seluruh Tower 1 dan Tower 2 dari proyek-proyek yang berjalan di tahun 2020-2021. Adhi Commuter Properti optimis akan meraih pertumbuhan marketing sales dalam lima tahun ke depan akan melaju tumbuh sebesar 59,4 persen," tutup Rizkan.
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif