Penguatan ekosistem ekonomi syariah. Foto: Istimewa.
Penguatan ekosistem ekonomi syariah. Foto: Istimewa.

Perlindungan Jiwa Syariah Bantu Jaga Ketahanan Finansial Keluarga

Arif Wicaksono • 26 Oktober 2026 14:48
Ringkasnya gini..
  • Perlindungan jiwa menjadi salah satu aspek penting dalam perencanaan keuangan untuk menjaga kestabilan ekonomi keluarga ketika menghadapi risiko yang tidak terduga.
  • Selain menyiapkan dana darurat dan tabungan, masyarakat juga perlu mempertimbangkan perlindungan finansial agar kebutuhan keluarga tetap terpenuhi ketika pencari nafkah meninggal dunia.
Jakarta: Perlindungan jiwa menjadi salah satu aspek penting dalam perencanaan keuangan untuk menjaga kestabilan ekonomi keluarga ketika menghadapi risiko yang tidak terduga. Selain menyiapkan dana darurat dan tabungan, masyarakat juga perlu mempertimbangkan perlindungan finansial agar kebutuhan keluarga tetap terpenuhi ketika pencari nafkah meninggal dunia.

Kesadaran terhadap perlindungan finansial perlu dibangun sejak usia produktif. Pada fase ini, seseorang umumnya mulai memiliki tanggung jawab keuangan, mulai dari memenuhi kebutuhan pribadi, membangun rumah tangga, hingga mempersiapkan masa depan anak. Namun, perencanaan keuangan tidak cukup hanya berfokus pada pengumpulan aset. Kemampuan menjaga keberlangsungan kebutuhan keluarga ketika terjadi risiko juga perlu menjadi bagian dari strategi pengelolaan keuangan jangka panjang.
 

Indonesia Millennial and Gen Z Report 2025 mencatat sebanyak 65 persen responden memprioritaskan dana darurat. Sementara itu, hanya 30 persen yang berfokus pada dana persiapan hari tua dan perlindungan asuransi. Data tersebut menunjukkan pentingnya memperluas pemahaman masyarakat mengenai perlindungan finansial di luar kebiasaan menabung.

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah perlindungan jiwa berbasis syariah. Skema ini mengacu pada prinsip syariah dalam pengelolaan perlindungan, dengan mekanisme yang mengikuti ketentuan akad dan manfaat yang tercantum dalam polis.

Dalam konteks pengelolaan keuangan keluarga, perlindungan jiwa dapat membantu mengurangi beban finansial yang timbul akibat kehilangan pencari nafkah. Dana manfaat yang dibayarkan sesuai ketentuan polis dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan hidup keluarga, membayar kewajiban keuangan, maupun mendukung rencana pendidikan anak.

Meski demikian, perlindungan jiwa bukan pengganti dana darurat ataupun tabungan. Ketiganya memiliki fungsi berbeda dan dapat saling melengkapi dalam membangun fondasi keuangan yang lebih kuat. Dana darurat digunakan untuk menghadapi kebutuhan mendesak, sedangkan tabungan dan investasi dapat diarahkan untuk mencapai tujuan keuangan tertentu. Adapun perlindungan jiwa berfungsi memberikan manfaat finansial apabila risiko yang dijamin dalam polis terjadi.

Karena itu, pemilihan perlindungan perlu mempertimbangkan kebutuhan keluarga, jumlah tanggungan, kemampuan membayar kontribusi, serta besarnya perlindungan yang diperlukan. Masyarakat juga perlu memahami pengecualian, masa perlindungan, dan persyaratan pengajuan klaim sebelum memutuskan mengikuti suatu program.

Pentingnya keseimbangan antara gaya hidup sehat dan kesiapan finansial turut menjadi perhatian dalam BSI International Expo 2026 yang berlangsung pada 23–25 Oktober 2026. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) menghadirkan rangkaian kegiatan yang mengangkat tema gaya hidup aktif dan perencanaan keuangan syariah.

Kegiatan tersebut mencakup sesi coaching olahraga padel bersama pelatih profesional serta talkshow bertajuk The Art of Living Well: Lifestyle, Wealth & Resilience. Melalui rangkaian kegiatan ini, nasabah diajak memahami keterkaitan antara kebiasaan hidup, pengelolaan kekayaan, dan kesiapan menghadapi berbagai risiko kehidupan.

SEVP Consumer Product Solution BSI Wawan Setiawan menyampaikan  penguatan ekosistem ekonomi syariah tidak hanya berkaitan dengan layanan keuangan, tetapi juga dengan upaya memenuhi kebutuhan masyarakat modern, termasuk perlindungan finansial.

Kemitraan bancassurance antara BSI dan Prudential Syariah menjadi salah satu bagian dari penyediaan layanan perlindungan melalui kanal perbankan. Kolaborasi tersebut turut memperkenalkan pilihan perlindungan jiwa syariah kepada nasabah sebagai bagian dari perencanaan keuangan.

Chief Partnership Distribution Officer Prudential Syariah Mayang Ekaputri mengatakan perlindungan dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk membangun fondasi keuangan yang lebih terencana. Pemahaman mengenai manfaat perlindungan dan kesesuaiannya dengan kebutuhan keluarga menjadi hal penting sebelum seseorang menentukan pilihan.

Pada akhirnya, ketahanan finansial tidak hanya ditentukan oleh besarnya pendapatan atau aset yang berhasil dikumpulkan. Kemampuan mengantisipasi risiko, mengelola pengeluaran, menyiapkan dana darurat, dan memilih perlindungan yang sesuai juga berperan dalam menjaga keberlangsungan keuangan keluarga.

Dengan perencanaan yang menyeluruh, masyarakat dapat membangun kesiapan finansial secara bertahap sekaligus mengurangi potensi tekanan ekonomi ketika menghadapi perubahan kondisi kehidupan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan