Berdasarkan kalender Bursa Efek Indonesia, perdagangan saham pada pekan ini hanya berlangsung dua hari, yakni 16 dan 17 Maret 2026.
Bursa libur mulai 18-24 Maret 2026
Mulai 18 hingga 24 Maret 2026, seluruh aktivitas perdagangan di bursa akan dihentikan sementara. Libur ini berkaitan dengan Hari Suci Nyepi dan cuti bersama Idulfitri.Berikut rincian jadwal libur bursa:
18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah
23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah
24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah
Dengan jadwal tersebut, perdagangan saham baru akan kembali aktif pada Rabu, 25 Maret 2026.
| Baca juga: Tips Cerdas Kelola Investasi di Tengah Volatilitas Pasar Modal |
Jumlah hari bursa pada Maret berkurang
Adanya libur panjang ini membuat jumlah hari aktif perdagangan saham selama Maret 2026 menjadi lebih sedikit.Total hari bursa aktif tercatat hanya 17 hari sepanjang bulan ini. Hal ini tentu menjadi perhatian bagi investor dalam merencanakan aktivitas transaksi.
Idulfitri tidak masuk kalender libur bursa
Menariknya, Hari Raya Idulfitri tidak tercantum dalam daftar libur bursa. Hal ini karena berdasarkan perkiraan, Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026 yang bertepatan dengan hari Sabtu. Karena bukan hari kerja, maka tidak ada tambahan libur bursa pada tanggal tersebut.Pentingnya strategi di tengah libur bursa
Mengetahui jadwal libur bursa menjadi hal penting bagi investor. Informasi ini bisa membantu dalam menentukan waktu terbaik untuk membeli atau menjual saham.Selain itu, periode libur panjang juga sering dimanfaatkan investor untuk mengevaluasi portofolio dan menyusun strategi investasi ke depan, terutama menghadapi potensi pergerakan pasar setelah libur.
Dengan persiapan yang matang, investor bisa memanfaatkan momentum saat perdagangan kembali dibuka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News