OJK. Foto: dok. MI.
OJK. Foto: dok. MI.

OJK: Transmisi Sentimen Negatif Global ke Ekonomi RI Masih Terkendali

Ekonomi OJK Pertumbuhan Ekonomi Perbankan keuangan perdagangan The Fed komoditas industri keuangan non bank (iknb) vaksinasi Rusia-Ukraina Pemulihan Ekonomi Nasional kasus covid turun Stabilitas Sistem Keuangan Mudik Lebaran 2022
Husen Miftahudin • 28 April 2022 11:32
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai transmisi dari beberapa sentimen negatif global terhadap https://www.medcom.id/tag/12045/rusia-ukrainaperekonomian domestik melalui jalur sektor keuangan, sektor perdagangan, dan harga komoditas relatif masih terkendali.
 
"Indikator perekonomian domestik terus menunjukkan pemulihan sejalan penurunan jumlah kasus covid-19 serta vaksinasi dan pergerakan prokes yang terus berjalan menjelang mudik Lebaran," ucap OJK dalam keterangan resminya, Kamis, 28 April 2022.
 
Dijelaskan lebih lanjut, stabilitas sektor jasa keuangan hingga kuartal I-2022 tetap terjaga dan bertumbuh seiring dengan peningkatan fungsi intermediasi di sektor perbankan dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB), serta menguatnya pasar domestik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, kondisi stabilitas itu bersama terkendalinya pandemi yang meningkatkan aktivitas sosial ekonomi masyarakat telah mendorong pertumbuhan perekonomian nasional meskipun terdapat peningkatan tensi geopolitik di Eropa dan normalisasi kebijakan moneter global.
 
Data OJK mencatat tekanan eksternal terhadap perekonomian Indonesia terlihat pada eskalasi perang Rusia-Ukraina, masih tingginya penyebaran covid-19 di Tiongkok, dan ekspektasi percepatan normalisasi kebijakan moneter The Fed.
 
Masih berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina dan lockdown di Tiongkok dikhawatirkan akan mengganggu rantai pasok global atau global supply chain dan kenaikan harga komoditas.
 
"Sementara itu, peningkatan ekspektasi percepatan normalisasi kebijakan moneter The Fed telah menyebabkan kenaikan volatilitas pasar keuangan global," terangnya.
 
Terkait hal tersebut, OJK menekankan bahwa pihaknya secara konsisten akan terus melakukan asesmen terhadap perekonomian dan sektor jasa keuangan bersama pemerintah dan otoritas terkait lainnya.
 
"Selain itu, langkah tersebut juga mengikutsertakan stakeholders dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah momentum pemulihan ekonomi nasional," pungkas OJK.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif