Ilustrasi logo Bank Danamon - - Foto: MI/ Rommy Pujianto
Ilustrasi logo Bank Danamon - - Foto: MI/ Rommy Pujianto

Bank Danamon Raih Laba Bersih Rp1,4 Triliun

Fetry Wuryasti • 28 Oktober 2021 13:51
Jakarta: PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil membukukan laba bersih pada kuartal III-2021 sebesar Rp1,4 triliun. Laba itu tumbuh sebesar delapan persen secara tahunan (yoy) ditopang segmen Enterprise Banking dan Institusi Keuangan.
 
Danamon juga mencatatkan peningkatan 10 persen pada Giro dan Tabungan (CASA), menghasilkan rasio CASA sebesar 57,6 persen, tetap selaras dengan strategi Danamon untuk fokus pada pendanaan yang bersifat granular.
 
Perbaikan kinerja yang berkelanjutan tersebut menjadi pendorong utama pencapaian laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp1,4 triliun selama sembilan bulan di 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, Danamon juga menunjukkan perbaikan pada Biaya Kredit (Cost of Credit atau CoC) menjadi 3,8 persen. Rasio Kredit Berisiko (Loan at Risk atau LAR) menurun sebesar 930 bps YoY, sementara rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan) membaik sebesar 16 bps menjadi 3,1 persen.
 
“Meski banyak tantangan akibat pembatasan sosial, terutama di bulan Juli dan Agustus 2021, Danamon terus mencatat peningkatan kinerja keuangan,” ujar Presiden Direktur Danamon, Yasushi Itagaki, Kamis, 28 Oktober 2021.
 
Kolaborasi dan dukungan yang kuat dari jaringan MUFG dan fokus pada nasabah blue chip dan BUMN terus memberikan hasil positif di segmen Enterprise Banking, yang mencatat pertumbuhan 8 persen yoy menjadi Rp57 triliun selama sembilan bulan di 2021.
 
Pembiayaan baru di Adira Finance di kuartal III 2021 telah membaik sebesar 95 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kualitas Aset Terjaga Rasio kredit bermasalah (Gross Non-Performing Loans) pada akhir September 2021 berada pada level 3,1 persen yang masih jauh berada di bawah batasan maksimum regulator yakni sebesar lima persen.
 
NPL membaik sebesar 16 basis poin dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020, menunjukkan Danamon senantiasa berupaya untuk meningkatkan kualitas asetnya melalui penerapan prosedur pengelolaan risiko, prosedur collection dan recovery kredit yang ketat.
 
Rasio Biaya Kredit (Cost of Credit ratio) mengalami penurunan menjadi 3,8 persen. Pada saat yang sama, rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) konsolidasian Danamon mencapai 26,4 persen, jauh di atas persyaratan minimum.
 
NPL coverage ratio tercatat sebesar 169,7 persen di akhir September 2021. Jumlah itu meningkat dari 142,2 persen pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif