Ilustrasi Jiwasraya - - Foto: Antara/ Galih
Ilustrasi Jiwasraya - - Foto: Antara/ Galih

Nasabah Minta Terdakwa Kasus Korupsi Jiwasraya Dihukum Berat

Ekonomi kejaksaan agung asuransi jiwa Jiwasraya
Annisa ayu artanti • 25 September 2020 18:42
Jakarta: Nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan tuntutan hukuman pidana yang berat bagi terdakwa kasus korupsi Jiwasraya.
 
"Supaya menjadi efek jera dan tidak terjadi kejadian seperti yang serupa," kata salah seorang nasabah Jiwasraya, Machril di Jakarta, Jumat, 25 September 2020.
 
Menurutnya sanksi yang berat sangat wajar lantaran tindakan para terdakwa tersebut membuat perusahaan asuransi pelat merah itu tersandung kasus gagal bayar. Bahkan, kasus tersebut mencorang industri asuransi dalam negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena perilaku mereka ini, orang jadi ketakutan untuk berasuransi," ucapnya.
 
Ia pun meminta Kejaksaan Agung menyita aset para terdakwa agar menjadi milik negara. Meskipun aset tersebut tidak bisa langsung dikembalikan sebagai dana para nasabah.
 
"Karena sudah ada aturan itu. Jadi dikuasai oleh negara sesudah vonis. Negaralah yang memutuskan nanti. Tidak bisa memang ke nasabah aturannya memang ke kas negara dulu," pungkasnya.
 
Pada Rabu, 23 September 2020, Kejaksaan Agung menetapkan putusan atas tiga mantan manajemen lama Jiwasraya. Mantan direktur keuangan Jiwasraya periode 2018-2018 Hary Prasetyo dituntut hukuman penjara seumur hidup dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan penjara.
 
Lalu, mantan direktur utama Jiwasraya Hendrisman Rahim yang dituntut hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan.
 
Kemudian, mantan kepala divisi investasi dan Keuangan Jiwasraya 2008-2014 Syahmirwan dituntut 18 tahun penjara dengan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.
 
Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung juga telah membacakan tuntutan terhadap terdakwa lainnya yakni Joko Hartono Tirto dengan tuntutan penjara seumur hidup dan dengan Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif