Kelas Pintar Bersama kembali menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan. Foto: Kredit Pintar
Kelas Pintar Bersama kembali menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan. Foto: Kredit Pintar

Kelas Finansial Inklusif Dorong Literasi Keuangan bagi Komunitas Difabel

Rizkie Fauzian • 31 Januari 2026 12:08
Ringkasnya gini..
  • Kredit Pintar menggelar kelas literasi keuangan inklusif bagi komunitas difabel.
  • Kegiatan ini membekali peserta pemahaman pengelolaan uang, pinjaman aman, dan kewaspadaan terhadap penipuan.
  • Sepanjang tahun 2025 lalu Kredit Pintar telah membukukan penyaluran pinjaman hingga lebih dari Rp 9,5 triliun
Jakarta: Mengelola keuangan adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari memenuhi kebutuhan, merencanakan masa depan, hingga menghadapi situasi tak terduga. Dengan pemahaman keuangan yang baik, kita dapat menghindari risiko finansial dan mengambil keputusan dengan lebih percaya diri.
 
Bagi semua orang, termasuk teman-teman difabel, literasi keuangan adalah langkah awal menuju kemandirian. Belajar keuangan merupakan hak setiap orang dan perlu dilakukan dalam suasana yang aman dan inklusif, agar kita dapat melangkah menuju kehidupan yang lebih tenang, mandiri, dan sejahtera.
 
Melihat pentingnya pemahaman dalam hal pengelolaan keuangan bagi semua kalangan, Kredit Pintar melalui inisiatif Kelas Pintar Bersama kembali menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan bertajuk “Finansial Inklusif untuk Semua”.

Kali ini menggandeng Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) sebagai mitra strategis dalam mendorong pemahaman keuangan yang aman, mudah, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
 
Head of Brand & Communications Kredit Pintar Puji Sukaryadi mengatakan melalui kegiatan ini, Kredit Pintar menegaskan komitmennya dalam menggaungkan literasi keuangan untuk semua, tanpa terkecuali.
 
“Setiap orang berhak paham keuangan, termasuk teman-teman difabel. Untuk itu, mari kita belajar bersama dalam suasana yang aman dan inklusif tanpa takut salah. Mari memahami keuangan dengan cara yang mudah dan jujur," jelas dia dalam keterangan tertulis, Sabtu, 31 Januari 2026.
 
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2026, dihadiri teman-teman difabel yang tergabung dalam PPDI, organisasi payung bagi organisasi sosial penyandang disabilitas, organisasi sosial disabilitas, serta organisasi kemasyarakatan penyandang disabilitas di Indonesia.
 
Dalam kesempatan ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai; bagaimana cara mengelola uang, kesiapan finansial sebelum mengambil pinjaman, mengenal layanan pinjaman melalui aplikasi digital yang resmi dan memiliki regulasi yang jelas untuk keamanan pengguna, risiko jika tidak bijak dalam meminjam, hingga bagaimana agar tetap waspada terhadap modus-modus penipuan.
 
Ketua Umum PPDI Norman Yulian mengungkapkan penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memahami, mengakses, dan memanfaatkan layanan keuangan secara aman. Pemahaman keuangan yang baik akan membantu mengambil keputusan yang lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
 
"Kami mengapresiasi inisiatif Kredit Pintar yang menghadirkan ruang belajar yang inklusif, ramah, dan tanpa stigma. Kolaborasi seperti ini penting untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam upaya mewujudkan inklusi keuangan di Indonesia,” ungkap Norman.
 
Kelas Pintar Bersama merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kredit Pintar, platform penyedia layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi terkemuka di Indonesia yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk mendukung terciptanya inklusi keuangan yang bertanggung jawab.
 
Melalui kampanye #TemanAturUang, Kredit Pintar berupaya untuk menjadi teman dalam mengatur pengelolaan keuangan sehingga dapat terus mendorong masyarakat untuk menjadi pengguna layanan keuangan yang cerdas, kritis, dan terlindungi.
 
“Kredit Pintar percaya bahwa literasi keuangan yang aman dan inklusif adalah kunci dalam membangun kesejahteraan bersama. Karena setiap orang berhak merasa aman dan mandiri secara finansial.
 
Memahami keuangan membantu kita mengenali kebutuhan, menggunakan uang dengan bijak, serta tahu ke mana harus bertanya dan mengadu jika mengalami kesulitan. Belajar keuangan tidak perlu takut salah. Kita belajar bersama, dengan cara yang mudah, aman, dan saling mendukung,” Puji Sukaryadi kembali menegaskan.
 
Berkaitan dengan Kelas Pintar Bersama, sejak tahun 2022 hingga Januari 2026, telah menjangkau lebih dari 3200 anggota masyarakat di 43 kota  yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Nusa Tenggara, Bali dan Kalimantan.
 
“Jumlah ini akan terus bertambah seiring komitmen Kredit Pintar dalam menyediakan edukasi yang merata, memperluas inklusi keuangan, serta membekali masyarakat dengan pengetahuan untuk mengambil keputusan finansial yang cerdas, aman, dan berkelanjutan di era digital, termasuk dalam hal ini menjangkau masyarakat difabel,” kata Puji.
 
Sementara itu, untuk penyaluran pinjaman, sepanjang tahun 2025 lalu Kredit Pintar telah membukukan penyaluran pinjaman hingga lebih dari Rp 9,5 triliun. Sejak berdiri pada tahun 2017, total akumulasi pinjaman yang telah disalurkan oleh Kredit Pintar hingga saat ini yaitu mencapai angka lebih dari Rp 60,5 triliun.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan