Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo
Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo

IHSG Pagi Ini Naik ke Level 6.112, Berikut Faktor Pendorongnya

Annisa ayu artanti • 17 Juli 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • IHSG dibuka naik 0,08 persen ke level 6.112,84 dan bertahan di atas level psikologis 6.100.
  • Penguatan didukung saham big caps serta lonjakan FDI Indonesia yang mencapai rekor Rp257,7 triliun.
  • Investor mencermati data ekonomi AS, arah kebijakan The Fed, dan potensi profit taking jelang akhir pekan.
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan akhir pekan dengan sentimen positif. Setelah ditutup menguat lebih dari 1 persen pada sesi sebelumnya, IHSG kembali dibuka di zona hijau pada Jumat pagi dan mampu bertahan di atas level psikologis 6.100.
 
Pada pembukaan hari ini, melansir Antara, Jumat, 17 Juli 2026, IHSG naik 4,63 poin atau 0,08 persen ke level 6.112,84. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 turut menguat 0,31 poin atau 0,05 persen ke posisi 608,89.
 
Momentum positif di pasar saham tidak lepas dari penguatan pada perdagangan sebelumnya. IHSG ditutup naik 1,10 persen ke level 6.108,21, sekaligus mempertahankan posisi di atas level psikologis 6.100. Penguatan tersebut ditopang oleh sejumlah saham berkapitalisasi besar, seperti BMRI, BBRI, AMMN, dan ASII.

Selain itu, optimisme investor juga didorong oleh meningkatnya realisasi Foreign Direct Investment (FDI) Indonesia yang tumbuh 27,4 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp257,7 triliun pada kuartal II-2026. Capaian tersebut menjadi rekor baru yang memperkuat kepercayaan terhadap prospek ekonomi nasional.
 
Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas, pasar hari ini akan mencermati rilis retail sales AS yang naik 0,2 persen month on month pada Juni, sesuai ekspektasi, mengindikasikan konsumsi masyarakat AS masih cukup resilien meski melambat.
 
"Data tersebut memperkuat prospek ekonomi AS tetap solid, sementara pelaku pasar juga akan memantau perkembangan konflik Timur Tengah dan arah kebijakan The Fed yang masih cenderung berhati-hati terhadap inflasi," kata tim riset.
 
Secara teknikal, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan support 6.050-6.000 dan resistance 6.130-6.150.
 
"Selama bertahan di atas level 6.100, momentum penguatan masih terjaga, meski potensi profit taking menjelang akhir pekan tetap perlu diwaspadai," ujarnya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan