Bank Syariah Indonesia. Foto: MI/Andri Widianto
Bank Syariah Indonesia. Foto: MI/Andri Widianto

Bank Syariah Indonesia Incar Rp500 Miliar dari Penjualan Sukuk Ritel SR014

Ekonomi Kementerian Keuangan sukuk ritel Bank Syariah Indonesia
Husen Miftahudin • 16 Maret 2021 15:23
Jakarta: Bank Syariah Indonesia (BSI) ditunjuk Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan sebagai mitra distribusi baru penjualan surat berharga syariah negara ritel atau Sukuk Ritel SR014.
 
Dalam penjualan perdana SR014, Bank Syariah Indonesia menargetkan penjualan sebesar Rp500 miliar.
 
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi berharap dengan adanya BSI sebagai mitra distribusi sukuk saat ini, diharapkan dapat mendiversifikasi kebutuhan produk perbankan khususnya investasi nasabah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sukuk Ritel SR014 dengan kupon 5,47 persen bisa jadi pilihan investasi menarik bagi masyarakat, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan finansial nasabah atas produk-produk investasi," ujar Hery dalam siaran persnya, Selasa, 16 Maret 2021.
 
Untuk mencapai target penjualan Sukuk Ritel SR014, Bank Syariah Indonesia menyiapkan strategi pemasaran berupa kegiatan pra marketing dan cross selling dengan nasabah sukuk yang akan jatuh tempo. Selain itu juga dilakukan pemasaran melalui media publikasi online seperti digital marketing, digital flyer/poster, hingga media publikasi lainnya seperti media sosial maupun media luar ruang lainnya.
 
"Keunggulannya, karena Bank Syariah Indonesia merupakan bank syariah yang menawarkan produk wealth management dengan prinsip syariah secara lengkap. Tidak hanya sukuk, Bank Syariah Indonesia juga menawarkan produk investasi lain seperti reksa dana dan emas, serta produk proteksi berupa bancassurance sehingga nasabah dapat memenuhi segala kebutuhan dalam pengelolaan keuangannya sesuai syariah dalam satu atap," urai Hery.
 
Antusiasme masyarakat terhadap instrumen investasi sukuk SR014 ini cukup tinggi, mengingat sukuk SR014 merupakan produk investasi yang aman dengan kupon dan pokok yang dijamin negara, return menarik dengan persentase kupon yang kompetitif dengan rata-rata tingkat deposito perbankan serta pajak yang lebih rendah, mudah dicairkan dan dapat diperjualbelikan di pasar sekunder.
 
Keuntungan-keuntungan tersebut membuat nasabah memiliki potensi mendapatkan capital gain apabila dijual pada harga di atas harga beli awal, kupon tetap dibayarkan per bulan dengan nominal tetap, berbasis syariah sesuai fatwa DSN-MUI.
 
"Nasabah dapat membuka rekening Bank Syariah Indonesia dan melakukan pemesanan SR014 melalui BSI Net Banking. Proses pendaftaran BSI Net Banking dapat dilakukan melalui kantor cabang BSI," ucap Hery.
 
Sebelumnya, Kemenkeu menawarkan sukuk ritel seri SR014 pada 26 Februari 2021 hingga 17 Maret 2021 dan akan diterbitkan pada 24 Maret 2021. Kupon yang ditawarkan adalah 5,47 persen per tahun dengan pajak 15 persen.
 
SR014 diterbitkan dengan menggunakan akad ijarah asset to be leased dengan underlying asset Barang Milik Negara (BMN) dan Proyek APBN 2021 dengan tenor tiga tahun. Nominal minimal pembelian adalah Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar.
 
SR014 juga dapat diperjualbelikan di pasar sekunder. Transaksi penjualan atau pembelian di pasar sekunder dapat dilakukan mulai 11 Juni 2021. Kupon SR014 akan dibayarkan setiap tanggal 10 setiap bulannya. Apabila tanggal 10 jatuh di hari libur, maka akan dibayarkan di hari kerja berikutnya tanpa kompensasi. Adapun kupon pertama SR014 akan mulai dibayarkan pada 10 April 2021.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif