Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Persaingan Bisnis Dompet Digital Ketat, LinkAja Bidik UMKM dan Korporasi

Desi Angriani • 16 Desember 2021 22:24
Jakarta: PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) menyasar kelompok UMKM dan korporasi dengan menghadirkan layanan business solution. Layanan dengan model business to business (B2B) tersebut menjadi strategi baru LinkAja dalam menghadapi ketatnya persaingan bisnis dompet digital.
 
Direktur Operasi LinkAja Widjayanto membeberkan pertumbuhan pengguna layanan Business Solution LinkAja di 2021 meningkat lebih dari 70 persen dibandingkan 2020.
 
"Dari sisi teknologi, LinkAja memiliki prinsip untuk bisa menghadirkan rangkaian produk teknologi yang dapat membangun ekosistem," ujar dalam sebuah webinar, Kamis, 16 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun layanan business solution LinkAja memberikan berbagai fitur seperti penyaluran dana, pengumpulan kas, digitalisasi pembayaran melalui QRIS, aplikasi merchant dan lainnya, digitalisasi ekosistem hingga layanan advertising.
 
Hingga saat ini, LinkAja telah bermitra dengan sekitar 200 mitra korporasi di Indonesia seperti Pertamina, Bank Mandiri, BRI, Telkomsel, Sampoerna Retail Community (SRC), hingga Blue Bird.
 
"Layanan tersebut juga telah diadopsi oleh mitra jaringan ritel (toko kelontong) besar, SRC sejak Februari 2021 dan telah merangkul hingga lebih dari 20 ribu mitra SRC di seluruh Indonesia," tambah dia.
 
Menurutnya kolaborasi dengan SRC telah mendongkrak digitalisasi ekosistem keuangan SRC, dengan volume cashless tumbuh lebih dari 60 persen per bulan dan cashless transaction di SRC tumbuh di atas 70 persen per bulan. Ia pun menargetkan penggunaan layanan LinkAja di toko kelontong naik 10 kali lipat pada tahun depan.
 
"Dari toko kelontong itu kita targetkan naik 10 kali lipat dan juga dari si merchant bisa penambahan satu juta dari ekosistem B2B," pungkas dia.
 
Hingga 2020, LinkAja telah dapat digunakan di lebih dari 900 ribu merchant lokal yang tumbuh lima kali lipat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Selain itu, LinkAja dapat digunakan oleh lebih dari 315 ribu merchant nasional, yang bertambah dua kali lipat dari tahun sebelumnya di seluruh Indonesia.
 
Saat ini, LinkAja juga menjadi alat pembayaran digital untuk layanan transportasi publik dan online di 230 moda transportasi, 5.500 SPBU Pertamina, lebih dari 32 ribu partner donasi digital, dan lebih dari 5.000 e-commerce.
 
LinkAja juga melayani pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari hari seperti pulsa telekomunikasi, token listrik, tagihan rumah tangga, iuran BPJS, hingga berbagai layanan keuangan lainnya seperti transfer ke semua rekening bank dan tarik tunai tanpa kartu.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif