Ilustrasi dana untuk IFG Life. Foto : AFP.
Ilustrasi dana untuk IFG Life. Foto : AFP.

Terima PMN Tunai Rp20 Triliun, IFG akan Perkuat Modal IFG Life

Ekonomi BUMN pmn Jiwasraya IFG Life
Nia Deviyana • 25 November 2021 19:13
Jakarta: Holding BUMN Asuransi dan  Penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG) menerima dana dari pemerintah melalui penambahan Penyertaan Modal  Negara (PMN) tunai sebesar Rp20 triliun. Hal tersebut sesuai pengundangan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 102 tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia.  
 
Adapun penerimaan PMN tunai tersebut akan dipergunakan sebagai penguatan struktur permodalan anak usaha yaitu PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life).  Diterimanya PMN tunai sebesar Rp20 triliun tersebut juga telah dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 4 November 2021 perihal penambahan modal disetor IFG yang selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan melakukan penambahan penyertaan modal kepada IFG Life.
 
Proses ini dilakukan bersamaan dengan pengalihan (migrasi) polis Asuransi  Jiwasraya untuk pemegang polis produk retail dan korporasi yang telah selesai proses restrukturisasinya kepada IFG Life. Sebagaimana diketahui, IFG Life merupakan anak perusahaan IFG yang dibentuk untuk melengkapi ekosistem layanan IFG di bidang asuransi jiwa dan kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu amanat dari pemerintah atas terbentuknya IFG Life adalah penyelesaian atas persoalan yang terjadi di Jiwasraya untuk kemudian dilakukan pengalihan aset dan liabilitas Jiwasraya yang bersifat clean and clear kepada IFG Life.
 
"IFG menerima PMN sebagai bentuk kepercayaan yang diberikan pemerintah dan stakeholders lainnya dalam rangka membangun dan memperkuat industri asuransi yang lebih sehat, khususnya dibidang asuransi jiwa melalui IFG Life," ucap Direktur Utama IFG Robertus  Billitea melalui keterangan tertulis, Kamis, 25 November 2021.
 
Robertus menegaskan IFG akan menjalankannya dengan penuh amanah, transparan, dan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
 
"Dari sisi penempatan dana PMN, sesuai kajian penyertaan modal maka akan diutamakan pada instrumen investasi dengan tingkat risiko rendah, seperti Surat Berharga Negara, Obligasi Korporasi dengan rating baik, serta Deposito pada bank yang sehat," jelasnya.
 
Robertus melanjutkan penerapan tata kelola investasi yang baik dengan memperhatikan prinsip liability-driven investment dan profil risiko yang terukur akan menjadi salah satu kekuatan IFG Life karena didukung ekosistem yang ada di IFG di antaranya melalui kolaborasi dengan anak usaha IFG di bidang investasi.
 
"PMN ini merupakan wujud keseriusan pemerintah melalui IFG sekaligus sebagai bagian dari solusi untuk menghadirkan perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang berdaya saing tinggi. Kami meyakini manajemen IFG Life menyadari penuh akan hal ini dan sekuat tenaga akan menjalankan kepercayaan besar yang diberikan ini," pungkas Robertus.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif