Foto kantor Maybank Syariah.
Foto kantor Maybank Syariah.

Maybank Indonesia Genjot Pembiayaan SME, Bisnis Syariah Jadi Motor Utama

Arif Wicaksono • 18 Maret 2026 21:00
Jakarta: PT Bank Maybank Indonesia Tbk terus mempercepat ekspansi di segmen usaha kecil dan menengah (SME) dengan menempatkan pembiayaan syariah sebagai pilar utama pertumbuhan. Strategi ini sejalan dengan komitmen perseroan dalam memperluas akses keuangan sekaligus mendorong perkembangan sektor SME di Indonesia.
 
Sejak mengusung strategi Shariah First pada 2014, Maybank Indonesia secara konsisten memperkuat lini bisnis syariah. Memasuki 2026, pendekatan tersebut kembali ditegaskan dengan menjadikan segmen syariah sebagai tulang punggung layanan bagi nasabah SME.
 
Baca juga: Maybank Indonesia Jangkau 20 Daerah Lewat Program Maybank Syariah Salam Festival

Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, menyampaikan bahwa dukungan jaringan regional dari Maybank Group dan Maybank Islamic menjadi modal penting untuk menghadirkan layanan yang kompetitif. Menurutnya, potensi industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat besar dan terus berkembang.
 
Salah satu produk unggulan yang diandalkan adalah pembiayaan berbasis leasing syariah melalui skema Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT). Skema ini dinilai mampu menjawab kebutuhan pelaku usaha, terutama dalam pengadaan aset produktif dengan prinsip yang lebih adil dan transparan.

Dari sisi kinerja, pembiayaan SME Maybank Indonesia menunjukkan tren positif. Hingga 2025, total outstanding pembiayaan SME mencapai Rp22,32 triliun. Menariknya, kontribusi pembiayaan syariah terus meningkat signifikan, dari 14% pada 2020 menjadi 32% di 2025. Pertumbuhan pembiayaan syariah pada tahun tersebut juga tercatat mencapai 11,76% secara tahunan.
 
Selain memperkuat pembiayaan, Maybank Indonesia juga mengoptimalkan sinergi antar entitas dalam grup melalui strategi One Maybank. Lewat pendekatan ini, nasabah SME dapat mengakses berbagai layanan keuangan secara terintegrasi, mulai dari pembiayaan perumahan, kredit kendaraan, layanan payroll, hingga produk bancassurance dan kartu kredit.
 
Tak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, perseroan juga mendorong inklusi keuangan melalui program keberlanjutan. Salah satunya adalah inisiatif HERPower, yang bertujuan memberdayakan pelaku usaha perempuan dengan memberikan kemudahan akses pembiayaan.
 
Di sisi pendanaan, Maybank Indonesia juga memperkuat basis dana murah (CASA) di segmen SME. Hingga Desember 2025, CASA tercatat tumbuh 23,5% secara tahunan menjadi Rp17,61 triliun, mencerminkan peningkatan kepercayaan nasabah sekaligus memperkuat struktur likuiditas bank.
 
Ke depan, ekspansi bisnis SME akan tetap dijalankan secara selektif dengan menjaga kualitas portofolio. Langkah ini sejalan dengan arah strategis Maybank ROAR30, yang menempatkan perusahaan sebagai mitra finansial utama bagi pelaku usaha melalui layanan yang relevan, mudah diakses, dan berkelanjutan. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan