Mata Uang Rupiah. Foto: MI.
Mata Uang Rupiah. Foto: MI.

Rupiah Tertekan Terhadap Mata Uang Paman Sam dan Regional Asia

Arif Wicaksono • 23 September 2026 08:44
Ringkasnya gini..
  • Berdasarkan pantauan data pasar valuta asing Rabu 23 September 2026 mata uang rupiah berada di level Rp17.850,5 atau bergerak stagnan dengan kecenderungan melemah tipis.
  • Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) menguat 0,19% ke level 100,348. Indeks tersebut kembali bertahan di atas level psikologis 100.
Jakarta:  Nilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini. Penguatan indeks dolar AS atau US Dollar Index (DXY) menjadi salah satu sentimen yang membayangi pergerakan rupiah.

Berdasarkan pantauan data pasar valuta asing Rabu 23 September 2026 mata uang rupiah berada di level Rp17.850,5 atau bergerak stagnan dengan kecenderungan melemah tipis. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) menguat 0,19% ke level 100,348. Indeks tersebut kembali bertahan di atas level psikologis 100.
 

Baca juga: Mata Uang Rupiah Tertekan ke Rp17.881 per Dolar AS


Tekanan terhadap rupiah juga terlihat dari pergerakannya terhadap sejumlah mata uang utama Asia. Won Korea Selatan menjadi salah satu mata uang yang mencatat penguatan paling signifikan terhadap rupiah. Won Korsel menguat 0,48% ke level 13,2260. Level tersebut sekaligus menjadi posisi tertinggi dalam 52 minggu terakhir.

Kemudian mata uang Ringgit Malaysia juga menguat terhadap rupiah dengan naik 0,31% ke posisi Rp4.388,04. Selanjutnya, mata uang yuan Tiongkok menguat 0,20% ke level Rp2.666,50. Dolar Singapura turut naik tipis 0,07% menjadi Rp13.993,85. Di sisi lain, euro bergerak relatif datar terhadap rupiah dengan tercatat berada di level Rp20.437,0.

Beruntungnya mata uang Rupiah masih mencatat penguatan tipis terhadap sejumlah mata uang regional seperti mata uang Yen Jepang yang melemah 0,03% ke level Rp113,24 terhadap rupiah. Sementara itu, mata uang baht Thailand bergerak relatif stabil di level Rp538,446 per 100 baht.

Pergerakan tersebut menunjukkan rupiah menghadapi tekanan terhadap sejumlah mata uang utama Asia pada perdagangan pagi ini. Pasar selanjutnya akan mencermati arah pergerakan dolar AS serta sentimen global yang dapat memengaruhi nilai tukar sepanjang perdagangan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan