Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Foto: Dok.MI
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Foto: Dok.MI

Lagi, LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan

Ekonomi suku bunga LPS
Eko Nordiansyah • 24 November 2020 16:12
Jakarta: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali menurunkan tingkat bunga penjaminan masing-masing sebesar 50 basis poin (bps) untuk simpanan dalam rupiah di bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR), serta penurunan sebesar 25 bps untuk simpanan dalam valuta asing di bank umum.
 
Dengan demikian, tingkat bunga penjaminan LPS yang berlaku menjadi 4,5 persen untuk simpanan rupiah dan satu persen valuta asing di bank umum. Sementara untuk simpanan rupiah di BPR memiliki tingkat bunga penjaminan sebesar tujuh persen berlaku sejak 25 November 2020 sampai dengan 29 Januari 2021.
 
"Penurunan ini ditopang oleh kondisi likuiditas yang cukup memadai. Di sisi lain langkah penurunan ini juga mempertimbangkan kondisi stabilitas Sistem Keuangan (SSK) yang relatif stabil," kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dalam video conference di Jakarta, Selasa, 24 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan arah suku bunga simpanan perbankan yang masih menunjukkan tren penurunan dan potensial berlanjut sejalan adanya penurunan suku bunga BI7DRR pada November 2020.
 
Selanjutnya, kondisi dan prospek likuiditas perbankan dinilai relatif stabil ditunjukkan dengan pertumbuhan dana pihak ketiga yang relatif tinggi di tengah pertumbuhan kredit yang perlu didorong ke sektor riil.
 
"Mempertimbangkan perkembangan arah suku bunga simpanan, dinamika dan prospek perekonomian, stabilitas sistem keuangan serta prospek likuiditas perbankan, maka LPS akan terus melakukan asesmen atas kebijakan tingkat bunga penjaminan sesuai perkembangan yang ada," ungkapnya.
 
Sesuai dengan aturan yang berlaku, bank wajib memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga penjaminan simpanan yang berlaku dengan menempatkan informasi dimaksud pada tempat yang mudah diketahui oleh nasabah penyimpan.
 
"Apabila nasabah penyimpan menerima hasil bunga melebihi tingkat bunga penjaminan yang berlaku tersebut, maka simpanan nasabah tidak memenuhi kriteria penjaminan LPS," pungkas dia. 
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif