Ilustrasi berbagai macam mata uang. Foto: Unplash
Ilustrasi berbagai macam mata uang. Foto: Unplash

Pemula Wajib Tau! 5 Mata Uang yang Cocok Untuk Investasi Valas

Annisa ayu artanti • 05 Desember 2025 15:24
Jakarta: Memiliki rekening valuta asing (valas) kini bukan hanya soal gaya hidup. Di tengah kondisi ekonomi global yang berubah cepat, rekening valas justru menjadi salah satu cara paling sederhana untuk melindungi nilai aset dan membuka peluang cuan dari fluktuasi kurs.
 
Rekening valas memberi keleluasaan untuk bertransaksi lintas negara, mulai dari belanja online, kursus luar negeri, hingga pembayaran layanan digital internasional. 
 
Bahkan lebih dari itu, rekening valas bisa menjadi instrumen investasi yang menjanjikan apabila kamu cermat memilih mata uang yang tepat.

Kenapa banyak orang beralih ke investasi Valas?

Keunggulan terbesar investasi valas adalah fleksibilitas. Kamu bisa menggerakkan aset kapan saja dan memanfaatkan naik-turunnya nilai tukar sebagai peluang keuntungan.

Namun, ada satu hal penting yaitu investasi valas hanya menguntungkan jika kamu peka terhadap kondisi pasar global. Pemilihan mata uang yang stabil dan kuat menjadi kunci utamanya.
 
Untuk kamu yang ingin mulai, berikut lima mata uang pilihan yang paling diminati investor pemula maupun profesional seperti yang dirangkum dari laman DBS.
 
Baca juga: Valuta Asing: Definisi, Fungsi, Sistem, dan Faktor Pengaruhnya
 

5 mata uang paling menarik untuk investasi valas

1. Dolar Amerika Serikat (USD)
 
Sebagai mata uang paling berpengaruh di dunia, USD selalu menjadi primadona investasi valas. Dolar digunakan dalam berbagai transaksi internasional dan kerap menjadi indikator kesehatan ekonomi global.
 
Menariknya, nilai dolar cenderung bergerak berlawanan dengan inflasi. Saat tekanan inflasi meningkat, nilai dolar justru sering menguat. Ini membuat USD menjadi instrumen yang aman sekaligus berpeluang cuan.
 
2. Euro (EUR)
 
Euro adalah mata uang nomor dua terkuat di dunia setelah dolar AS. Dengan pengguna yang tersebar di banyak negara Eropa dan Afrika, Euro memiliki fondasi ekonomi yang solid.
 
Walau nilai Euro lebih tinggi dari USD, mata uang ini memiliki karakter yang lebih stabil sehingga kurang cocok untuk spekulasi jangka sangat pendek.
 
Namun untuk jangka menengah-panjang, Euro tetap menjadi incaran karena kestabilannya.
 
3. Poundsterling (GBP)
 
Mata uang Inggris ini dikenal elit di dunia valas. Nilai tukarnya tinggi, stabil, dan menjadi acuan di beberapa negara sehingga daya tarik Poundsterling tidak perlu diragukan.
 
Investor berkapital besar biasanya menjadikan GBP sebagai pilihan utama karena nilai jualnya yang premium dan volatilitasnya yang cenderung menguntungkan.
 
4. Yen Jepang (JPY)
 
Dari Asia, Yen menjadi salah satu mata uang yang paling aktif diperdagangkan. Jepang adalah negara dengan ekonomi besar dan stabil sehingga Yen memiliki reputasi yang kuat.
 
Selain itu, JPY cocok untuk investor yang ingin menambah diversifikasi sambil memudahkan transaksi lintas negara di kawasan Asia.
 
5. Dolar Singapura (SGD)
 
Inilah mata uang Asia Tenggara yang tidak boleh dilewatkan. SGD dikenal stabil, dipercaya dalam perdagangan internasional, dan memiliki fundamental ekonomi yang kuat.
 
Nilai tukarnya jauh lebih terjangkau dibanding USD atau Euro sehingga ramah untuk investor pemula.
 
Meski tidak setinggi mata uang Barat, SGD tetap menjanjikan keuntungan signifikan berkat kestabilannya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan