Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani

Itama Ranoraya Tebar Dividen Rp18 Miliar

Husen Miftahudin • 22 April 2021 15:56
Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan & Luar Biasa (RUPST & RUPSLB) PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) resmi menyetujui pembagian dividen sebesar Rp18 miliar atau sebanyak 30 persen dari perolehan laba bersih 2020. Sementara sisanya, untuk memperkuat permodalan perseroan.
 
Direktur Keuangan Itama Ranoraya Pratoto Raharjo mengatakan, jumlah dividen tahun buku 2020 yang dibagikan IRRA sebesar Rp12 per lembar saham. Jika dibandingkan dividen tahun sebelumnya, maka jumlah pembagian dividen 2020 naik 100 persen.
 
"Pembayaran dividen akan dilakukan pada 25 Mei 2021 dengan jadwal cum dan ex dividen masing-masing dilakukan pada 30 April 2021 dan 3 Mei 2021," ujar Pratoto di Jakarta, Kamis, 22 April 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kesempatan yang sama, emiten peralatan dan perlengkapan medis berteknologi tinggi ini juga menetapkan Dodi Nurzani sebagai direktur baru menggantikan posisi yang ditinggalkan Teten Wawan Setiawan.
 
Dengan demikian, maka susunan direksi saat ini yaitu Direktur Utama Heru Firdausi Syarif, kemudian Direktur Pratoto Satno Raharjo, Hendry Herman, dan Dodi Nurzani. Sedangkan, Komisaris Utama diisi oleh Tjandra Yoga Aditama dan Komisaris Independen Nanan Meinanta Lasahido.
 
Pada tahun 2020, Itama Ranoraya berhasil membukukan laba bersih sebanyak Rp60,52 miliar, naik 82,3 persen (yoy) dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp33,21 miliar. Kenaikan tersebut bersumber dari pendapatan perseroan yang tercatat sebesar Rp563,89 miliar atau tumbuh 100,1 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp281,75 miliar.
 
Pratoto juga mengungkapkan bahwa performa neraca perseroan semakin kuat, dengan kenaikan posisi kas dan setara kas yang signifikan. Pada 2020, perolehan kas operasi perseroan tercatat surplus Rp147 miliar dari posisi 2019 yang tercatat defisit Rp7,8 miliar.
 
Alhasil, jumlah kas dan setara kas perseroan di 2020 tercatat sebesar Rp233,04 miliar atau naik 443,7 persen dari posisi kas dan setara kas perseroan di 2019 yang hanya sebesar Rp42,86 miliar.
 
Sampai di kuartal I-2021, perseroan berhasil membukukan total pendapatan sebesar Rp228,17 miliar atau tumbuh 754,1 persen dibandingkan pendapatan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp26,71 miliar.
 
"Laba bersih yang diperoleh perusahaan sebesar Rp20,91 miliar atau tumbuh 853,6 persen (yoy) dibandingkan perolehan laba bersih kuartal I-2020 yang hanya sebesar Rp2,2 miliar," pungkas Pratoto.
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif