Gedung Sequis Life. FOTO: Sequis Life
Gedung Sequis Life. FOTO: Sequis Life

Sequis Life Bukukan Pendapatan Premi Rp3,16 Triliun di 2020

Antara • 01 Juli 2021 07:27
Jakarta: PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis Life) mencatat total pendapatan premi sebesar Rp3,162 triliun, laba bersih sebesar Rp716,7 miliar, dan total aset yang naik enam persen secara tahun ke tahun (yoy) menjadi sebesar Rp19,9 triliun di sepanjang 2020.
 
Rasio solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) perusahaan tercatat 567 persen atau lebih besar dari standar kecukupan modal yang ditetapkan oleh OJK. Sepanjang 2020, perusahaan membayarkan Klaim dan manfaat kepada nasabah sebesar Rp881,4 miliar.
 
"Sepanjang 2020 sampai dengan Mei 2021, Sequis juga telah membayarkan total klaim kematian dan kesehatan terkait dengan covid-19 sebesar lebih dari Rp141 miliar," ungkap President Director & CEO PT Asuransi Jiwa Sequis Life Tatang Widjaja, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 1 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketika kinerja perusahaan di kuartal I-2021 mengalami sedikit perlambatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tetapi laporan keuangan konsolidasi menunjukkan Sequis membukukan total pendapatan premi sebesar Rp789,9 miliar. Sedangkan klaim dan manfaat yang telah dibayarkan sebesar Rp276 miliar.
 
Sequis tetap berupaya mengoptimalkan strategi investasi dan mengutamakan disiplin pengelolaan risiko sebagai prioritas teratas. Nilai yang masih positif dalam kondisi ketidakpastian pada masa pandemi covid-19 menjadi kekuatan bagi perusahaan untuk mendorong karyawan dan tenaga pemasar agar dapat bekerja lebih keras dan terus berinovasi.  
 
Tatang mengatakan perusahaan terus memastikan investasi terkelola dengan baik walaupun dalam kondisi ketidakpastian pada masa pandemi, termasuk berbagai risiko krisis global. Ia menambahkan Sequis menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menetapkan instrumen investasi agar kinerjanya pada jangka panjang dapat sejalan dengan pengelolaan risiko.
 
"Kami terus berupaya mengelola investasi dengan bijak agar kinerja investasi tetap bisa berkembang dengan baik sehingga kekuatan finansial keuangan terjaga terutama bagi nasabah yang memiliki produk asuransi berbasis investasi (unit link), sedangkan pengelolaan investasi untuk produk asuransi tradisional dilakukan secara agregat (pool of fund)," jelasnya.
 
Hal itu dilakukan, lanjutnya, agar aset dapat dikelola lebih efisien seiring dengan penerapan disiplin Manajemen Aset Liabilitas (ALM) sehingga dana investasi dapat ditempatkan Sequis dengan kesanggupan terbaik pada aset-aset dengan profil arus kas dan durasi yang sesuai dengan liabilitas perusahaan.
 
"Upaya yang dilakukan Sequis agar perusahaan dapat menyeimbangkan produk asuransi unit link dan asuransi tradisional selain melakukan strategi optimalisasi produk yang sudah ada (existing product), perusahaan juga berupaya meningkatkan pemasaran lewat kanal digital," pungkasnya.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif