IHSG naik 50,14 poin atau 0,78 persen ke posisi 6.512,57. Penguatan juga terlihat pada kelompok saham unggulan. Indeks LQ45 naik 0,41 poin atau 0,06 persen ke level 648,79.
Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini turut dipengaruhi sentimen positif dari bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street yang ditutup menguat pada perdagangan Kamis, 17 September 2026.
Wall Street Menguat, Saham Teknologi Jadi Penggerak
Indeks utama Wall Street kembali bangkit setelah harga minyak melandai, yield obligasi AS turun, dan data tenaga kerja yang solid menopang pasar di tengah sentimen kenaikan suku bunga The Fed.Dow Jones Industrial Average naik 0,62 persen, sedangkan S&P 500 menguat 1,14 persen.
Nasdaq Composite mencatat penguatan paling tinggi dengan kenaikan 1,69 persen menjadi 26.418,30. Sektor teknologi menjadi salah satu penggerak utama kenaikan di antara 11 sektor utama S&P 500.
IHSG Diproyeksikan Bergerak Sideways
Dari dalam negeri, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup naik 0,4 persen. Penguatan tersebut disertai dengan aksi beli bersih investor asing atau net buy sekitar Rp153 miliar.Sejumlah saham menjadi sasaran pembelian asing, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (ERAA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Untuk hari ini, secara teknikal IHSG masih berpotensi bergerak sideways pada perdagangan hari ini dengan rentang 6.420-6.540.
Level support IHSG berada di kisaran 6.350-6.420, sedangkan area resistance berada di 6.500-6.540.
Trading Idea Hari Ini
Sejumlah saham yang masuk dalam trading idea hari ini antara lain:- BUMI — PT Bumi Resources Tbk.
- BBRI — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
- TPIA — PT Chandra Asri Pacific Tbk.
- IATA — PT MNC Energy Investments Tbk.
- KPIG — PT MNC Land Tbk.
- MDKA — PT Merdeka Copper Gold Tbk.