Ilustrasi asuransi perjalanan. Foto: Unsplash.
Ilustrasi asuransi perjalanan. Foto: Unsplash.

Deretan Destinasi Wisata dengan Premi Asuransi Termahal dan Termurah

Arif Wicaksono • 27 Agustus 2026 11:16

Jakarta: Perbedaan jarak dan durasi perjalanan membuat biaya asuransi perjalanan yang dibayar wisatawan Indonesia turut bervariasi.
 
Berdasarkan data transaksi sepanjang 2025 dari Igloo, premi rata-rata untuk perjalanan jarak jauh tercatat lebih tinggi dibandingkan perjalanan regional maupun domestik.'

Baca juga:  ​Pertumbuhan Bisnis Asuransi Berlanjut di Tengah Dinamika Ekonomi Global

Perjalanan ke Eropa menjadi salah satu destinasi dengan rata-rata premi asuransi perjalanan tertinggi, yakni mencapai USD50 per polis. Australia dan kawasan Pasifik menyusul dengan rata-rata premi USD44 per polis.

Besarnya premi tersebut salah satunya dipengaruhi durasi perjalanan. Wisatawan Indonesia yang melakukan perjalanan internasional rata-rata bepergian selama delapan hari, sedangkan perjalanan domestik rata-rata berlangsung selama tiga hari.

Sementara itu, perjalanan domestik memiliki premi yang jauh lebih rendah. Dalam kategori profil wisatawan yang dihimpun Igloo, wisatawan domestik membayar rata-rata USD10 per polis.

Jepang Jadi Destinasi Internasional Terpopuler

Meski bukan destinasi dengan premi tertinggi, Jepang menjadi tujuan wisata internasional yang paling banyak diasuransikan oleh masyarakat Indonesia.

Jepang menyumbang 26% dari total polis perjalanan internasional yang terjual melalui platform direct-to-consumer Igloo sepanjang 2025. Rata-rata premi untuk perjalanan ke Jepang tercatat sebesar USD32 per polis.

China dan Malaysia berada di posisi berikutnya dengan masing-masing menyumbang 11% dari total polis perjalanan internasional. Singapura menyumbang 10%, sedangkan Thailand sebesar 9%.

Data tersebut menunjukkan bahwa popularitas destinasi tidak selalu sejalan dengan besarnya premi. Jepang, misalnya, menjadi destinasi internasional favorit, tetapi rata-rata premi yang dibayarkan masih berada di bawah perjalanan jarak jauh ke Eropa.

Malang Jadi Destinasi Domestik Terpopuler

Untuk perjalanan dalam negeri, Malang menjadi destinasi yang paling banyak dipilih pelanggan Igloo.

Malang menyumbang 31% dari total polis perjalanan domestik, jauh lebih tinggi dibandingkan Bandung dan Denpasar yang masing-masing menyumbang 15%.

Dari sisi biaya, wisatawan domestik rata-rata membayar premi sekitar USD10. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan premi perjalanan internasional karena perjalanan domestik umumnya memiliki durasi yang lebih singkat.

Perbedaan biaya asuransi perjalanan tidak hanya berkaitan dengan destinasi, tetapi juga karakteristik perjalanan.

Wisatawan regional rata-rata membayar premi USD19, sementara wisatawan jarak jauh membayar sekitar USD44. Untuk perjalanan ke Eropa, rata-rata premi bahkan mencapai USD50 per polis.

Perlindungan Medis Jadi Pertimbangan Utama

Terlepas dari destinasi yang dipilih, perlindungan medis tetap menjadi alasan utama masyarakat membeli asuransi perjalanan.

Sebanyak 92% pelanggan memilih perlindungan medis sebagai pertimbangan utama. Berikutnya adalah perlindungan terhadap kecelakaan fatal sebesar 62%, keterlambatan perjalanan 61%, kehilangan barang pribadi 60%, dan keterlambatan bagasi 54%.

Adapun perlindungan Covid-19 kini menjadi fitur dengan tingkat pemilihan paling rendah, yakni 23%.

Data tersebut memperlihatkan bahwa semakin jauh perjalanan yang dilakukan, kebutuhan perlindungan wisatawan juga cenderung semakin kompleks. Wisatawan jarak jauh, misalnya, lebih memprioritaskan perlindungan evakuasi medis dan pembatalan perjalanan.

Wisatawan Indonesia Masih Membeli Asuransi di Menit Terakhir

Di tengah perbedaan premi antar destinasi, pola pembelian asuransi perjalanan masyarakat Indonesia masih cenderung mendekati waktu keberangkatan.

Median waktu antara menerima penawaran dan keberangkatan hanya dua hari. Bahkan, 30% polis dibeli pada hari keberangkatan, sementara 67% dibeli dalam waktu satu minggu sebelum perjalanan.

Wisatawan domestik rata-rata membeli asuransi satu hari sebelum keberangkatan, sedangkan wisatawan internasional memiliki waktu persiapan lebih panjang, yakni sekitar enam hari.

Dari sisi waktu transaksi, pembelian paling banyak terjadi pada Rabu, yang menyumbang 19% dari total penjualan. Sementara transaksi paling ramai berlangsung pada pukul 18.00–20.00.

Data Igloo tersebut berasal dari transaksi sepanjang 2025 di platform direct-to-consumer milik perusahaan di Indonesia dan mencakup pola permintaan, destinasi, jenis perlindungan, waktu pembelian, profil pelanggan, hingga pembelian ulang.


 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan