PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.
PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.

Laba Bersih PT Astra Otoparts Tbk Naik Jadi Rp2,35 Triliun pada 2025

Arif Wicaksono • 24 Februari 2026 12:54
Jakarta: Bagian dari Astra Grup PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan laba bersih tahun berjalan mencapai Rp2,35 triliun, meningkat 7,8 persen dibandingkan Rp2,18 triliun pada 2024. Kenaikan ini ditopang pertumbuhan pendapatan serta kontribusi laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama. 
 
Baca juga: Astra Group Buka Lowongan Magang dan Kerja, Simak Informasi Lengkapnya

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang dirilis, pendapatan bersih perseroan naik menjadi Rp19,91 triliun dari Rp19,07 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara laba sebelum pajak tercatat Rp2,64 triliun, lebih tinggi dibandingkan Rp2,49 triliun pada 2024. 
 
Kinerja tersebut didorong oleh laba bruto yang meningkat menjadi Rp3,37 triliun dari Rp3,07 triliun. Selain itu, kontribusi laba bersih dari entitas asosiasi dan ventura bersama setelah pajak juga tumbuh menjadi Rp1,18 triliun. 
 
Dari sisi atribusi, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp2,21 triliun, sedangkan kepentingan nonpengendali menyumbang Rp142,77 miliar. Dengan capaian tersebut, laba per saham dasar dan dilusian naik menjadi Rp457 per saham dari Rp422 per saham pada tahun sebelumnya. 

Total penghasilan komprehensif tahun berjalan perseroan tercatat Rp2,39 triliun, meningkat dari Rp2,09 triliun pada 2024, mencerminkan perbaikan kinerja operasional serta kontribusi investasi. 

Kontribusi Pendapatan 

Segmen manufaktur menjadi penyumbang terbesar terhadap kinerja perseroan sepanjang 2025, baik dari sisi pendapatan maupun laba usaha.
 
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025, pendapatan dari segmen manufaktur tercatat sebesar Rp11,54 triliun dengan laba segmen Rp2,48 triliun. Segmen ini mencakup produksi komponen otomotif untuk pabrikan (OEM) dan pasar suku cadang pengganti (replacement market).
 
Sementara itu, segmen perdagangan yang meliputi distribusi dan ritel komponen otomotif membukukan pendapatan Rp8,37 triliun dengan laba segmen Rp1,22 triliun. Secara keseluruhan, perseroan mencatat pendapatan konsolidasian Rp19,91 triliun dan laba bersih Rp2,35 triliun sepanjang 2025.
 
Dominasi segmen manufaktur menunjukkan tingginya kontribusi bisnis produksi terhadap profitabilitas perusahaan, seiring permintaan komponen otomotif yang tetap terjaga di pasar domestik.
 
Di sisi lain, segmen perdagangan tetap berperan penting dalam memperkuat jaringan distribusi dan penjualan aftermarket, sehingga menopang pertumbuhan pendapatan secara keseluruhan. Kinerja kedua segmen tersebut mencerminkan strategi diversifikasi usaha Astra Otoparts yang mampu menjaga stabilitas pendapatan di tengah dinamika industri otomotif.
 
Sepanjang 2025, perusahaan yang berada di bawah Grup Astra ini juga membukukan kenaikan aset menjadi Rp22,62 triliun dari Rp21,03 triliun pada tahun sebelumnya, menunjukkan ekspansi bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri otomotif.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan