Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

BCA Kaji Buat Produk Serupa Paylater

Ekonomi bca kartu kredit Ecommerce
Annisa ayu artanti • 22 April 2021 21:43
Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tengah mengkaji kemungkinan mengeluarkan produk yang serupa dengan fitur paylater.
 
Pada beberapa platform e-commerce, pembayaran melalui paylater tengah digemari masyarakat.
 
Direktur BCA Santoso menjelaskan, dahulu kartu kredit digunakan sebagai metode pembayaran agar bisa membeli suatu barang dengan cara mencicil, baik dengan bunga maupun tanpa bunga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lalu dengan berkembangnya zaman, e-commerce melihat ada satu cara lain yang bisa dimanfaatkan masyarakat agar tetap dapat mencicil tanpa harus memiliki kartu kredit, yaitu pembayaran melalui paylater atau bayar nanti.
 
"Ada satu market yang dilihat pelaku bisnis ini bisa digunakan dengan membeli tetapi dengan mencicil. Ini menjadi market baru yang digarap beberapa pemain, dalam hal ini BCA sedang mengamati untuk mengkaji kemungkinan produk ini untuk juga kita lakukan," jelas Santoso dalam konferensi pers virtual, Kamis, 22 April 2021.
 
Meski begitu, Santoso menekankan bisnis kartu kredit berbeda dengan paylater.
 
Hal itu juga dipertegas oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja yang menilai metode pembayaran paylater tidak bisa disandingkan atau dibandingkan secara langsung dengan bisnis kartu kredit.
 
Alasan pertama lantaran saat ini pengguna kartu kredit belum merata. Kedua, paylater digunakan sebagian orang sebagai metode pembayaran dalam berbelanja di e-commerce karena belum memiliki kartu kredit.
 
"Kita tau credit card di Indonesia itu belum merata. Belum semua orang punya credit card sehingga paylater ini banyak juga dipakai untuk mereka yang belum punya credit card," ungkap Jahja.
 
Jahja juga memandang bisnis paylater yang dilakukan e-commerce bukan sebagai bentuk persaingan dengan bisnis kartu kredit perbankan.
 
"Ini bukan persaingan. ini suatu market baru yang diadaptasi oleh e-commerce belanja lewat kredit, yang mungkin nasabah ini belum kredibel secara perbankan," pungkasnya.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif