Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria. FOTO: MI/BARY FATHAHILAH
Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria. FOTO: MI/BARY FATHAHILAH

Maybank Indonesia Cetak Laba Rp562 Miliar di Kuartal I-2022

Ekonomi Perbankan Maybank Indonesia Laba Perusahaan
Angga Bratadharma • 28 April 2022 08:17
Jakarta: PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba sebelum pajak (PBT) sebesar Rp562 miliar di kuartal I-2022 atau naik sebanyak 12,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar Rp501 miliar. Kondisi itu dapat terjadi di tengah mulai terkendalinya covid-19.
 
Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria menjelaskan kinerja tersebut didukung oleh biaya provisi yang rendah, efisiensi biaya bunga dan biaya overhead yang terkendali, serta pertumbuhan pendapatan fee based yang kuat sehubungan dengan transaksi global market dan fee-based income dari anak perusahaan.
 
"Kami memulai 2022 dengan optimisme setelah dua tahun masa-masa yang penuh tantangan. Di kuartal pertama tahun ini, kami melihat tren positif terhadap laba didukung oleh upaya dalam mengelola biaya di seluruh lini bisnis, disertai pertumbuhan fee dan kredit ritel," kata Taswin, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 28 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Net Interest Income (NII) atau pendapatan bunga bersih tetap stabil dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp1,75 triliun di tengah penurunan kredit. Namun demikian, Maybank dapat meningkatkan Net Interest Margin (NIM) atau marjin bunga bersih sebesar 45 basis poin menjadi 4,8 persen di kuartal pertama 2022.
 
Fee based income atau pendapatan non-bunga naik 4,9 persen menjadi Rp475 miliar dari Rp453 miliar tahun lalu, utamanya didukung oleh pendapatan fee transaksi global market yang naik 46,0 persen menjadi Rp51 miliar dari Rp35 miliar tahun lalu serta fee based income dari anak perusahaan.
 
"Kami akan melanjutkan strategi dan inisiatif untuk mendukung pertumbuhan kredit dan memperkuat basis nasabah melalui akuisisi, serta fundamental. Melalui serangkaian solusi keuangan maupun layanan perbankan digital kami, diharapkan dapat menjawab kebutuhan nasabah dan masyarakat selaras dengan misi," tuturnya
 
Adapun rasio Non-Performing Loan (NPL) konsolidasian menjadi 3,9 persen (gross) dan 2,8 persen (net) pada Maret 2022, didukung penurunan saldo NPL menjadi 6,8 persen. Maybank terus menerapkan prinsip kehati-hatian dan mempertahankan risk posture pada tingkat yang sehat untuk memastikan kualitas aset tetap terjaga.

Total simpanan nasabah

Total simpanan nasabah turun 9,5 persen menjadi Rp105,98 triliun dari Rp117,07 triliun tahun lalu disebabkan utamanya oleh simpanan berjangka yang turun 18,9 persen menjadi Rp56,03 triliun dari Rp69,08 triliun tahun lalu. Hal ini selaras dengan strategi untuk memperkuat likuiditas melalui mengoptimalkan simpanan berbiaya murah, serta layanan perbankan digital.
 
Dengan demikian CASA tumbuh 4,1 persen menjadi Rp49,95 triliun dari Rp47,99 triliun, terdiri dari tabungan dan giro yang masing-masing tumbuh 7,9 persen dan 1,1 persen. Pertumbuhan pada CASA tersebut mendorong rasio CASA Bank menjadi 47,1 persen pada Maret 2022, dibandingkan dengan 41,0 persen pada Maret 2021.
 
Sedangkan rasio kredit terhadap simpanan atau Loan to Deposit Ratio (LDR saja) berada di posisi sehat, pada level 82,0 persen. Sementara rasio kewajiban pemenuhan kecukupan likuiditas atau Liquidity Coverage Ratio (LCR saja), tercatat 190,4 persen pada Maret 2022, berada di atas tingkat minimum yang diwajibkan regulator yakni sebesar 100 persen.
 
"Posisi permodalan tetap kuat dengan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat 26,5 persen pada Maret 2022, dibandingkan dengan 25,3 persen di Maret 2021. Total modal tercatat naik menjadi Rp27,94 triliun pada Maret 2022 dari Rp26,87 triliun pada Maret 2021," pungkasnya.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif