Emas Antam. Foto: Antara/Yudhi Mahatma
Emas Antam. Foto: Antara/Yudhi Mahatma

Harga Emas Tembus Rp1 Juta, Saatnya Beli atau Jual?

Ekonomi emas Antam
Annisa ayu artanti • 28 Juli 2020 14:32
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada pembukaan perdagangan hari ini kembali tembus Rp1 juta. Hal ini semakin menunjukkan eksistensi emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi.
 
Sebagai investor, apa yang sebaiknya dilakukan, membeli atau menjualnya?
 
Perencana Keuangan & Founder Halo Duit Ferdie Darmawan mengatakan bagi yang berniat membeli emas untuk kebutuhan investasi momen ini bukan waktu yang tepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mengenai emas saran saya untuk saat ini lebih baik tidak membeli dulu karena harga lagi tinggi-tingginya," kata Ferdie kepada Medcom.id, Selasa, 28 Juli 2020.
 
Hal itu dikatakannya karena harus mengingat harga spread. Selain itu, investasi emas termasuk kategori investasi jangka panjang sehingga jika mau berinvestasi dengan komoditas ini harus melakukan investasi secara rutin.
 
Menurutnya, harga emas yang tinggi saat ini karena efek dari pandemi covid-19. Banyak orang yang mengalihkan investasinya ke instrumen yang bersifat safe haven.
 
"Yang perlu diingat bahwa pandemi ini kan jangka pendek dan enggak selamanya. Harapannya ditemukan vaksin dan saat ekonomi membaik orang akan lebih prefer saham atau obligasi. Jadi kalau harga beli kita terlalu tinggi maka bisa lama sekali balik modalnya," sarannya.
 
Ia menambahkan, mengacu pada kondisi emas tahun 1980. Investor membutuhkan waktu 28 tahun untuk bisa balik modal, yakni pada tahun 2008.
 
"Jadi strategi terbaik adalah investasi rutin dan bukan market timing karena kita tidak bisa prediksi naik turunnya harga secara tepat," tukasnya.
 

(DEV)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif