Harga emas dunia. Foto: AFP.
Harga emas dunia. Foto: AFP.

Emas Terkerek Setelah Inflasi AS Lampaui Perkiraan

Arif Wicaksono • 01 Oktober 2022 08:14
Chicago: Harga emas merangkak naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), berbalik menguat dari kerugian sehari sebelumnya, setelah data menunjukkan angka inflasi AS untuk Agustus secara mengejutkan lebih tinggi dari perkiraan dan dolar sedikit melemah.
 
baca juga: Penguatan Imbal Hasil Obligasi AS Pangkas Emas Dunia Tipis-Tipis

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak USD3,40 atau 0,2 persen, menjadi ditutup pada USD1.672 per ounce, setelah menyentuh tertinggi sesi di USD1.684 dan terendah di USD1.667 per ounce. Harga emas menguat 1,0 persen untuk minggu ini, tetapi turun 3,1 persen untuk bulan ini dan 7,5 persen untuk kuartal tersebut.
 
Emas mendapat dukungan karena Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) inti AS, indikator inflasi pilihan Fed, naik 0,6 persen pada Agustus setelah datar di Juli.
 
Angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan pasar 0,5 persen, dan menunjukkan inflasi meluas, yang memperkuat ekspektasi untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve yang lebih besar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada basis tahun ke tahun, PCE inti meningkat 4,9 persen, lebih tinggi dari perkiraan 4,7 persen dan naik dari 4,7 persen di bulan sebelumnya.
 
"Ekspektasi inflasi penting dan segalanya mulai terlihat lebih baik untuk emas," kata analis di platform perdagangan daring Oanda Ed Moya dikutip dari Antara, Sabtu, 1 Oktober 2022.
 
Emas sering dilihat sebagai penyimpan nilai dan lindung nilai terhadap inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga Fed.
 
Indeks manajer pembelian Chicago, barometer bisnis Chicago, turun tajam ke 45,7 pada September dari 52,2 pada Agustus, juga memberikan dukungan terhadap emas.
 
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 32,7 sen atau 1,75 persen, menjadi ditutup pada USD19,039 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun USD1,10 atau 0,13 persen, menjadi ditutup pada USD859,0 per ounce.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif