Wakil Presiden Ma'ruf Amin - - Foto: dok Setpres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin - - Foto: dok Setpres

Pemanfaatan Fintech Syariah Tingkatkan Daya Tahan Ekonomi Umat

Ekonomi Fintech keuangan syariah maruf amin Pemulihan Ekonomi Nasional
Husen Miftahudin • 25 November 2020 19:09
Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin terus mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah demi membantu pemulihan ekonomi akibat pandemi. Dalam hal ini, peran financial technology (fintech) menjadi salah satu bagian yang mampu mendongkrak pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
 
"Untuk pelaku usaha mikro dan kecil syariah misalnya, fintech dapat mendukung penguatan peran institusi keuangan mikro syariah. Selain itu, fintech juga dapat mendorong penciptaan usaha-usaha syariah baru," ujar Ma'ruf dalam penutupan Indonesia Fintech Summit & Pekan Fintech Nasional 2020 yang digelar secara virtual di Jakarta, Rabu, 25 November 2020.
 
Dalam skala yang lebih luas, jelasnya, pemanfaatan fintech sebagai pelaku usaha syariah skala mikro dan kecil dapat mendorong rantai nilai industri halal global. Hal ini perlu dilakukan demi memacu pertumbuhan usaha dan peningkatan ketahanan ekonomi umat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bagi masyarakat, pemanfaatan fintech dapat memudahkan masyarakat untuk terlibat dalam berbagai kegiatan ekonomi, baik itu sebagai transaksi, investasi, maupun layanan keuangan lainnya.
 
"Semakin banyak keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi secara langsung, maka hal tersebut akan berdampak pada perbaikan ekonomi dan membantu mempercepat pemulihan ekonomi nasional," harapnya.
 
Di sisi lain, Ma'ruf menegaskan bahwa inovasi fintech syariah sangat penting karena menyangkut pemanfaatan fintech dalam aktivitas ekonomi dan keuangan syariah nasional. Apalagi, industri keuangan syariah memiliki pasar yang sangat besar.
 
"Dengan potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang sedemikian besar, maka diperlukan sarana teknologi keuangan serta proses digitalisasi transaksi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah," tuturnya.
 
Ma'ruf bilang, saat ini sudah ada beberapa layanan fintech syariah yang diluncurkan oleh para pelaku usaha. "Saya gembira karena hal ini telah direspons dengan baik oleh para pelaku fintech," ucapnya.
 
Layanan fintech syariah selain mengikuti prinsip syariah juga cukup kompetitif. Layanan pembayaran yang disediakan fintech syariah juga termasuk layanan dalam penyaluran zakat, wakaf, infak, dan sedekah.
 
Dalam bentuk yang lain, beberapa pelaku penyedia penjualan online juga membantu menyediakan fitur syariah untuk membantu masyarakat mencari produk-produk halal secara lebih mudah.
 
Selain itu, para pelaku fintech juga telah secara aktif terlibat dalam beberapa inisiatif, termasuk juga dalam membantu pengembangan UMKM berbasis syariah dalam perluasan akses pasar serta pengembangan kapasitas transaksi.
 
"Apa yang ditunjukkan oleh pelaku fintech tersebut dengan perkembangan dan inovasi produknya menjadi pendorong terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai salah satu pilar perekonomian nasional," pungkas Ma'ruf.  

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif