Berdasarkan pergerakan pasar valuta asing pagi Kamis 3 September 2026, kurs USD/IDR bertengger di posisi Rp17.737,9 atau naik sebesar 53,3 poin atau 0,30 persen.
| Baca juga: Dolar AS Tembus Rp17.765, Rupiah Melemah Lawan Mayoritas Mata Uang Utama Asia |
Pelemahan rupiah kali ini terasa kontras jika melihat pergerakan Indeks Dolar AS (DXY) yang sebenarnya tengah melorot tipis 0,03 persen ke level 99,495.
Layunya Greenback di panggung internasional tersebut rupanya belum sanggup dimanfaatkan rupiah untuk bangkit.
Kenaikan kurs dolar AS hingga menembus batas psikologis Rp17.700 ini berpotensi meniupkan angin dingin bagi sektor riil, terutama para pelaku usaha domestik yang mengandalkan pasokan bahan baku impor.
Bukan cuma kehabisan bensin di hadapan dolar AS, rupiah juga kepepet saat bersanding dengan mata uang regional. Hampir seluruh mata uang asing kompak melesat dan makin mahal jika ditukar dengan rupiah.
Yen Jepang menguat ke level Rp 111,96. Ringgit Malaysia melesat ke posisi Rp4.392,25. Baht Thailand menanjak ke angka Rp534,90. Dolar Singapura ikut merambat naik ke Rp13.955,22.
Sementara itu harga Emas dunia (XAU/USD) melambung 0,30 persen ke posisi 4.401,50 mengindikasikan investor lebih memilih memburu aset safe haven.
Pelaku pasar kini menanti langkah intervensi Bank Indonesia di pasar spot guna menahan laju pelemahan rupiah agar tidak merosot lebih dalam sepanjang perdagangan hari ini.