Ilustrasi - -  Foto: Antara/ M Adimaja
Ilustrasi - - Foto: Antara/ M Adimaja

BI: Nilai Transaksi Uang Elektronik Juli 2020 Tumbuh 24,42%

Ekonomi Bank Indonesia transaksi non tunai pembayaran elektronik
Husen Miftahudin • 17 September 2020 17:47
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi uang elektronik tumbuh sebesar 24,42 persen (yoy) pada Juli 2020. Sedangkan volume transaksi digital banking juga mengalami pertumbuhan yang tinggi sebesar 38,81 persen (yoy) pada Juli 2020.

Namun demikian pertumbuhan Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Agustus 2020 menurun dari 6,17 persen (yoy) pada Juli 2020 menjadi 5,82 persen (yoy), sehingga tercatat Rp762,1 triliun.
 
"Sejalan dengan itu, pertumbuhan nilai transaksi nontunai menggunakan ATM, kartu debet, kartu kredit, dan uang elektronik juga masih mencatat kontraksi 13,94 persen (yoy) pada Juli 2020," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam video telekonferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) di Jakarta, Kamis, 17 September 2020.
 
Menurut Perry, terdapat peningkatan nilai maupun volume transaksi yang disebabkan oleh pergeseran preferensi masyarakat untuk menggunakan instrumen digital. Sehingga secara keseluruhan kelancaran sistem pembayaran baik tunai maupun nontunai tetap terjaga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bank Indonesia juga memprakirakan berbagai transaksi sistem pembayaran akan kembali meningkat sejalan dengan prospek pemulihan ekonomi dan perkembangan positif berbagai inovasi pada aktivitas ekonomi dan keuangan digital.
 
Maraknya kolaborasi antara pelaku ekonomi dan keuangan digital melalui pemanfaatan application programing interface (API), baik bank maupun nonbank, menunjukan respons industri yang sangat baik terhadap upaya Bank Indonesia melakukan transformasi digital yang inklusif dalam kerangka Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 (BSPI) termasuk penguatan digitalisasi UMKM.
 
"Ke depan, Bank Indonesia akan melanjutkan percepatan implementasi BSPI melalui perbaikan infrastruktur, pengaturan dan mekanisme insentif yang relevan melalui Kebijakan Sistem Pembayaran, termasuk terus mendukung efektivitas berbagai program pemerintah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional," tegas Perry.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif