Ilustrasi PT Elnusa Tbk (Elnusa) - - Foto: Istimewa
Ilustrasi PT Elnusa Tbk (Elnusa) - - Foto: Istimewa

Laba Elnusa Terkoreksi 16%

Annisa ayu artanti • 04 Agustus 2020 12:53
Jakarta: Emiten penyedia jasa energi PT Elnusa Tbk (Elnusa) mencatat laba bersih semester I-2020 sebesar Rp130 miliar. Laba semester ini tergerus 16 persen atau dibandingkan periode tahun lalu yang mencapai Rp150 miliar.
 
"Tidak mudah untuk tetap mencatatkan pertumbuhan laba bersih di tengah kondisi makro yang kurang menentu saat ini. Namun demikian kami tetap mencatatkan hasil kinerja positif. Komitmen ini yang akan terus kami tingkatkan, sehingga capaian positif ini tetap terjadi hingga akhir tahun," kata Direktur Keuangan Elnusa Hery Setiawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 4 Agustus 2020.
 
Ia menjelaskan penurunan kinerja keuangan disebabkan oleh triple shock yang dihadapi saat ini. Jasa hulu migas Elnusa mendapatkan tekanan fluktuasi harga migas, jasa distribusi dan logistik energi berhadapan dengan perubahan konsumsi BBM nasional akibat pandemi covid-19 dan terdapat pula pelemahan nilai kurs rupiah yang juga memengaruhi kinerja keuangan perseroan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Namun demikian, kami tetap mampu menjaga pertumbuhan pendapatan usaha, laba bruto maupun laba operasi dengan baik," ungkap Hery.
 
Namun demikian, pendapatan usaha masih meningkat 3,3 persen year on year (yoy), dari Rp3,8 triliun pada semester I-2019 menjadi Rp3,9 triliun pada semester I-2020. Laba bruto tumbuh 9,6 persen dari Rp383 miliar menjadi Rp419 miliar. Sementara laba operasi naik signifikan 10 persen dari Rp236 miliar menjadi Rp260 miliar.
 
Secara segmentasi, jasa hulu migas juga mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan yaitu sebesar 25 persen bila dibandingkan semester I-2019. Peningkatan ini ditopang banyaknya permintaan jasa pengelolaan dan perawatan sumur migas serta jasa engineering, procurement, construction, operation & maintenance (EPC-OM).

 
Secara konsolidasi, kontribusi segmen jasa hulu  migas pada semester I-2020 ini mencapai 54 persen, jasa distribusi & logistik energi 42 persen, serta jasa penunjang empat persen.
 
"Kenaikan pendapatan usaha pada semester ini merupakan bukti bahwa Elnusa semakin kokoh dalam menapaki bisnis jasa migas. Kami optimistis diversifikasi portofolio yang dimiliki akan saling menopang satu sama lain dan mampu menjaga pertumbuhan kinerja hingga akhir tahun," tambahnya.
 
Secara keseluruhan kinerja Elnusa masih stabil dan menjadi salah satu perusahaan service migas yang tetap mencatatkan kinerja positif. Padahal banyak perusahaan jasa migas yang telah melakukan penyesuaian bahkan pengurangan tenaga kerja untuk tetap bertahan.
 
"Kami berupaya sebaik mungkin untuk dapat bertahan. Kami optimistis dapat melalui berbagai tantangan yang ada saat ini dengan mencatatkan kinerja yang baik," pungkas dia. 
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif