Ilustrasi. FOTO: MI/USMAN ISKANDAR
Ilustrasi. FOTO: MI/USMAN ISKANDAR

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Bank Mandiri Genjot Kredit Sektor Berkelanjutan dan Infrastruktur

Ekonomi Bank Mandiri Pertumbuhan Ekonomi infrastruktur Kredit ekonomi berkelanjutan Penyaluran Kredit Baru
Annisa ayu artanti • 11 Mei 2022 13:16
Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) atau Bank Mandiri terus fokus membidik penyaluran kredit ke sektor berkelanjutan dan infrastruktur untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah yang menggenjot pemulihan ekonomi usai terhantam keras pandemi covid-19.
 
Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan upaya tersebut sejalan dengan langkah pemerintah untuk mempercepat pembangunan di Indonesia lewat implementasi Proyek Strategis Nasional. Saat ini terdapat sebanyak 201 proyek dan 10 program dalam Proyek Strategis Nasional Terbaru.
 
Untuk itu, Bank Mandiri tengah mengoptimalkan penyaluran kredit ke segmen wholesale, yang menjadi keunggulan bisnis perseroan. Hal itu tercermin dari penyaluran kredit Bank Mandiri yang menembus Rp1.072,9 triliun di kuartal I-2022, tumbuh 8,93 persen secara year on year (YoY).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Segmen wholesale yang menjadi core competence Bank Mandiri juga mampu mencatat pertumbuhan sebesar tujuh persen secara YoY, atau mencapai Rp549,8 triliun di akhir Maret 2022,” ujar Rudi, dalam keterangan resminya, Rabu, 11 Mei 2022.
 
Bila dirinci, penyaluran kredit wholesale Bank Mandiri ditopang oleh beberapa sektor unggulan seperti proyek pemerintah (government) yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 19 persen per Maret 2022 secara tahunan.
 
Di samping itu, sektor makanan dan minuman serta energi dan air juga tumbuh membaik masing-masing sebesar 18 persen dan 14 persen secara YoY pada akhir Maret 2022 lalu.

Pemerataan ekonomi

Dukungan Bank Mandiri terhadap pemerataan ekonomi di Tanah Air juga diwujudkan lewat pembiayaan ke proyek infrastruktur. Hingga Maret 2022, Bank Mandiri, lanjut Rudi, telah menyalurkan kredit ke sektor infrastruktur sebesar Rp226,8 triliun, tumbuh sebesar 2,93 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
 
“Pembiayaan tersebut disalurkan ke dalam proyek pembangunan yang sebagian besar digagas oleh pemerintah antara lain sektor konstruksi, jalan, migas, energi terbarukan, transportasi dan lain-lain, termasuk untuk pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan laut dan jalur kereta api yang sudah dimanfaatkan masyarakat saat periode cuti bersama Lebaran kemarin,” sebutnya.
 
Dari nilai tersebut, pembiayaan yang telah disalurkan untuk pembangunan jalan mencapai Rp41,7 triliun dan untuk pembangunan transportasi sebesar Rp57,7 triliun. Melihat capaian itu, Bank Mandiri optimistis target pertumbuhan kredit di tahun ini dapat terealisasi. Tentunya dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif